Kebohongan Istri Maling Ayam di Tabanan Pada Gubernur Dedi Mulyadi, Kini Terlanjur Diberi Rp 50 juta
Ardhi Sanjaya July 31, 2026 04:07 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Dewi Suryantini istri maling ayam, KD, rupanya berbohong ke Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Ada sejumlah pengakuan yang berbeda dengan fakta hasil temuan polisi.

Dewi kini hanya hidup bersama tiga anaknya, setelah sang suami, KD, tewas dikeroyok warga karena ketahuan mencuri ayam di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti.

Kasus suaminya menjadi viral di media sosial setelah video sang anak, K (7) menangis histeris ketika pemakaman.

Bahkan kini ia mendapat banyak bantuan dari berbagai pihak.

Dari influencer, artis, hingga pejabat.

Dedi Mulyadi juga turut memberi bantuan berupa deposito sekolah anak di BJB sebesar Rp 50 juta.

Namun mirisnya, justru kini ditemukan adanya dugaan kebohongan yang diceritakan istri KD pada Dedi Mulyadi.

  • Jejak Kejahatan KD

Dewi mengaku usia pernikahannya dengan KD sudah menginjak 17 tahun.

Jika dihitung berarti mereka menikah sekitar tahun 2009.

"Selama 17 tahun pernah ada kasus atau dia mendapat tuduhan ngambil ayam, sepatu, ngambil apa, gak pernah ?" tanya KDM.

Ia mengaku bahwa sang suami belum pernah mencuri.

"Ndak, ndak pernah," katanya.

Baca juga: Perlawanan Maling Ayam Saat Kepergok Mencuri, Kini Anaknya Dapat Bantuan Usai Video Nangis Viral

Faktanya menurut Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati bahwa KD merupakan seorang residivis.

"Memang betul yang bersangkutan seorang residivis yang pernah melakukan kejadian serupa," katanya.

KD dipenjara tahun 2018 dalam kasus pencurian cengkeh.

Bahkan Kasubsi PIDM Sihumas Polres Badung Ipda Ni Nyoman Yuni Eltari mengatakan bahwa KD masuk daftar pencarian orang (DPO) karena terlibat banyak pencurian di Kabupaten Badung.

Baca juga: Viral Aksi Pria Curi Motor Tetangganya Tapi Dikembalikan Lagi, Alasan Sang Maling Tak Disangka

Ia pernah membobol toko hingga mencuri ayam.

"Jajaran reskrim sudah melakukan penggrebekan di wilayah Desa Sidatapa, namun pelaku berhasil kabur. Memang diduga yang bersangkutan merupakan pelaku dari empat kejadian yang disebutkan. Sudah empat kali dilakukan penggerebekan, tetapi yang bersangkutan selalu lolos," katanya.

  • Pemilik Motor

Dalam kejadian pengeroyokan, warga juga membakar motor yang dikendarai KD.

Dewi mengatakan bahwa suaminya pergi dari rumah memang menggunakan motor.

"Pergi dia naik motor, apa jalan kaki ?" tanya KDM.

"Naik motor pak. Itu motornya yang dibakar" kata Dewi istri KD.

Dedi Mulyadi pun mempertanyakan kepemilikan motor tersebut.

Pasalnya sebelumnya Dewi bercerita bahwa ia tak punya beras ketika suami tiga hari pergi.

Ia juga mengatakan berprofesi sebagai buruh penganyam.

"Itu punya pribadi ? bukan pinjam," kata Dedi.

"Pinjam pak, gade istilahnya gade," kata Dewi.

Baca juga: Istri Maling Ayam Ngaku Tak Punya Modal Meski Banyak Bantuan, Keluarga Pemilik Ayam Susah Cari Uang

Pengakuan Dewi justru berbeda dengan Kasubsi PIDM Sihumas Polres Badung Ipda Ni Nyoman Yuni Eltari.

Menurut Yuni motor yang dipakai KD dan dibakar massa merupakan hasil curian di Kabupaten Bangli tahun 2019 silam.

https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.