Tribunlampung.co.id, Pesawaran – Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Durian, Kabupaten Pesawaran, terus menunjukkan perkembangan.
Baca Juga: Dispar Pesawaran Perkuat Pendataan Wisatawan Mancanegara Lewat Sinergi dengan Imigrasi
Hingga 30 Juli 2026, progres fisik pembangunan telah mencapai 84,42 persen dan ditargetkan selesai pada 31 Agustus 2026.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pesawaran, Zainal Arifin mengatakan, seluruh item pekerjaan saat ini masih dalam tahap penyelesaian.
Sebagian besar di antaranya telah memasuki tahap akhir atau finishing.
“Progres pekerjaan sampai 30 Juli sudah mencapai 84,42 persen. Belum ada item yang selesai 100 persen karena seluruh pekerjaan masih berjalan, namun sebagian sudah memasuki tahap akhir,” kata Zainal kepada Tribun Lampung, Jumat (31/7/2026).
Menurutnya, pelaksanaan pembangunan telah memasuki masa perpanjangan kontrak.
Salah satu kendala yang dihadapi dalam proses penyelesaian proyek adalah keterbatasan tenaga kerja di lapangan.
Meski demikian, pihaknya tetap optimistis target penyelesaian pada akhir Agustus dapat tercapai.
Setelah seluruh pekerjaan selesai dan diserahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten Pesawaran, fasilitas tersebut akan langsung dioperasikan untuk mendukung aktivitas nelayan.
“Harapannya pekerjaan selesai pada 31 Agustus 2026. Setelah diserahterimakan kepada pemerintah daerah, Kampung Nelayan Merah Putih akan langsung beroperasi,” ujarnya.
Zainal menjelaskan, saat melakukan peninjauan ke lokasi beberapa waktu lalu, Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali juga meminta penyedia jasa mempercepat penyelesaian pembangunan agar fasilitas tersebut segera dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Wakil Bupati menghimbau agar penyelesaian pekerjaan dipercepat. Hal itu juga sejalan dengan komitmen penyedia agar pembangunan segera selesai sehingga sarana dan prasarana Kampung Nelayan Merah Putih dapat segera diberdayakan oleh nelayan,” katanya.
Ia menambahkan, koordinasi antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Perikanan terus berjalan secara berkesinambungan.
Laporan perkembangan pekerjaan juga rutin disampaikan oleh KKP kepada pemerintah daerah.
Terkait pengelolaan, Zainal menyebut Kampung Nelayan Merah Putih nantinya akan dikelola oleh Koperasi Desa Merah Putih.
Hingga saat ini, sebanyak 50 nelayan Desa Durian telah bergabung sebagai anggota koperasi.
Namun demikian, keberadaan KNMP tidak hanya diperuntukkan bagi nelayan Desa Durian, melainkan juga akan melayani nelayan dari desa-desa sekitar.
Selain pengelolaan kawasan, pemerintah juga akan memberikan pendampingan, pelatihan, serta dukungan sarana untuk meningkatkan kapasitas nelayan sehingga mampu memanfaatkan fasilitas yang tersedia secara optimal.
“Pengelolaan nantinya dilakukan bersama antara pemerintah daerah dan koperasi nelayan dengan tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” jelasnya.
Zainal berharap kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan nelayan sekaligus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di sektor perikanan Kabupaten Pesawaran.
“Kami berharap KNMP memberikan dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi nelayan di Desa Durian dan secara umum menjadi pusat ekonomi baru di sektor perikanan di Kabupaten Pesawaran,” pungkasnya.
(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)