Laporan Kontributor Sumedang, Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Wajah Sandi Ramadan (28) tampak panik. SambIl duduk di depan sebuah minimarket di kawasan Tungturunan, Desa Gudang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pria itu dicecar puluhan pertanyaan oleh orang-orang yang menangkapnya.
Dia baru saja terpergok mencuri dompet milik karyawan Indomaret, Jumat (31/7/2026). Sebelumnya, dia mengakui beraksi di Jatinangor, Pamulihan, dan Cimaung, Kabupaten Bandung. Sasarannya selalu pegawai minimarket.
Sandi, menurut data KTP-nya adalah warga Kampung Bina Hurip RT02/09 Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat. Dia bekerja sebagai pegawai koperasi.
"Kerja di Koperasi Usaha Mandiri," katanya sedikit gelagapan menghadapi pertanyaan TribunJabar.id.
Dia bersumpah bahwa dia baru mencuri tiga kali saja. Itu pun dia belum apa-apakan dompet dan isinya.
"Sempat di Cimaung, daerah Pangalengan juga hari Kamis. Milik karyawan Yomart. Di Jatinangor ngambil juga. Hari ini dapat dua dompet milik karyawan minimarket di Tanjungsari dan Pamulihan," katanya.
Baca juga: Pemuda Asal Tasikmalaya Babak Belur Dihajar Massa Usai Tertangkap Basah Curi Motor Warga
Baca juga: Kepergok Curi Pisang di Kebun Warga Pamarican, Pria Asal Banjarsari Nyaris Tewas Diamuk Massa
Dia mengaku sebel berangkat bekerja telah mengonsumsi bubuk kratom, dan terpaksa mencuri karena kepepet.
Dia terjerat pinjaman online atau pinjol.
"Karena terjerat pinjol jadi mengembat dompet, ya tadi pagi konsumsi kratom" katanya.
Dari laman alodokter, dijelaskan, Kratom adalah tanaman tropis asal Asia Tenggara (Mitragyna speciosa) yang daunnya mengandung zat psikoaktif mitraginin dan 7-hidroksimitraginin.
Tanaman ini memberikan efek stimulan pada dosis rendah dan efek penenang atau opioid pada dosis tinggi
Peristiwa ini belum ditangani kepolisian. Korban, saksi mata, dan sejumlah orang yang menangkap tersangka masih menunggu korban lain datang.
"Lihat saja nanti, Kang setelah korban yang di Jatinanor dan Pamulihan datang ke sini," kata Muhammad, pegawai Indomaret yang menjadi korban Sandi.
Pengamatan Tribun Jabar.id, ketiga korban tidak melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian, mereka sepakat
diselesaikan kekeluargaan, dan pelaku berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. (*)