Riwayat Kesehatan Franco Baresi, Sempat Operasi Nodul Paru
Benedikta Desideria July 31, 2026 04:30 PM

 

Liputan6.com, Jakarta - Legenda AC Milan, Franco Baresi meninggal dunia di usia 66 tahun pada Jumat, 31 Juli 2026 di Rozzano, Milan. AC Milan mengonfirmasi kepergian sang legenda sembari mengenang dedikasi dan kontribusinya selama membela tim.

"Seluruh keluarga besar AC Milan berduka atas kepergian Franco Baresi. Keteladanan, kepemimpinan, dan integritasnya akan selalu menjadi bagian dari identitas klub ini, sebagaimana nomor punggung 6 yang identik dengannya," ujar AC Milan lewat unggahan di media sosial.

Setahun lalu, Franco Baresi menjalani operasi nodul paru dengan metode minimal invasif. AC Milan saat itu mengatakan bahwa proses operasi yang dijalani Il Capitano berjalan lancar.

"Operasi berjalan lancar, dan proses pemulihannya berlangsung tanpa komplikasi. Franco kemudian telah diperiksa oleh dokter spesialis onkologi,kemudian direkomendasikan untuk menjalani imunoterapi," tulis AC Milan di laman website mereka.

Nodul paru adalah pertumbuhan jaringan yang tidak normal pada organ paru. Jaringan abnormal tersebut bisa tumbuh pada satu sisi paru maupun keduanya. Tenaga medis biasa mendeteksinya melalui pemeriksaan pencitraan seperti sinar-X atau CT scan.

Nodul ini dapat disebabkan oleh infeksi, penyakit autoimun, maupun kanker. Meskipun biasanya bersifat non-kanker, tenaga medis mungkin menyarankan Anda untuk menjalani biopsi atau pemeriksaan pencitraan lanjutan.

Kehadiran nodul di paru adalah hal yang tidak normal. Meski begitu kasusnya termasuk sering. Mengutip Cleveland Clinic, radiolog menemukan satu kasus nodul paru dari 3 pemeriksaan CT Scan seperti mengutip Cleveland Clinic, Jumat (31/7/2026).

 

Gejala Nodul Paru

Seseorang dengan nodul paru biasanya tidak merasakan gejala, apalagi jika nodul amat kecil. Namun, jika pertumbuhan nodul menekan saluran pernapasan atau bersifat kanker, gejala yang muncul:

  • Nyeri dada
  • Sesak napas (dispnea) atau mengi
  • Batuk kronis atau batuk berdarah
  • Kelelahan
  • Suara serak
  • Hilangnya nafsu makan dan penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas
  • Infeksi saluran pernapasan berulang, seperti bronkitis atau pneumonia.

 

Pengobatan Nodul Paru

 

Nodul paru yang berukuran kecil dan bukan kanker biasanya tidak memerlukan pengobatan. Namun, Jika nodul paru akibat infeksi, mungkin memerlukan obat-obatan untuk mengatasi infeksi tersebut. Obat-obatan ini bisa berupa antibiotik atau antijamur.

Namun, bisa juga dokter meminta pemantauan aktif maka akan menjalani pemeriksaan pencitraan tambahan dalam waktu enam hingga 12 bulan. Nodul yang ukurannya tetap sama selama periode pemantauan dua tahun kemungkinan besar bukan merupakan kanker.

Jika nodul membesar atau menimbulkan gejala, Anda mungkin perlu menjalani operasi. "Ada kemungkinan kecil bahwa nodul paru bersifat kanker. Meskipun jarang terjadi, nodul paru non-kanker dapat menekan atau menyumbat saluran napas. Pada kondisi ini memerlukan operasi untuk mengangkat nodul agar pernapasan lebih lancar," tulis Cleveland Clinic.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.