Mal di Kota Besar Ramai-ramai Dipasangi Pagar Tinggi, Istana Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir
Dharma Aji Yudhaningrat July 31, 2026 11:56 PM

Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi mengajak masyarakat untuk mendoakan bangsa Indonesia aman-aman saja. 

Hal tersebut Hasan sampaikan ketika merespons sejumlah pusat perbelanjaan atau mal yang tiba-tiba memasang pagar tinggi.

Ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (31/7/2026), Hasan meminta wartawan untuk mengecek isu yang beredar terkait upaya penyebaran propaganda.

Sebelumnya, video pemasangan pagar Mal Kota Kasablanka (Kokas) di Jakarta Selatan viral di TikTok dan Instagram.

Sejumlah netizen mempertanyakan alasan di baliknya hingga mengaitkan dengan hal-hal yang tidak diinginkan di masa mendatang.

Namun, Hasan meminta masyarakat untuk tidak perlu khawatir dengan bangsa Indonesia.

Ia menekankan bahwa pemerintah kini berjalan dengan cepat.

Sementara itu, Direktur Marketing Pakuwon Group dan Direktur PT Pakuwon Jati Tbk, Sutandi Purnomosidi buka suara terkait viralnya pemasangan pagar.

Menurutnya, mal yang dikelola Grup Pakuwon sebenarnya sudah dipasang pagar sejak lama.

Sebagian pemagaran dilakukan untuk mengganti struktur pagar lama yang sudah mulai rusak.

Grup Pakuwon tak hanya mengelola mal-mal besar di Surabaya, namun juga Mal Kota Kasablanka (Kokas) di Jakarta Selatan.

Sutandi berdalih pemasangan pagar pusat belanja dilakukan demi keamanan, terutama untuk pengunjung.

Hal ini karena beberapa pusat perbelanjaan yang dikelola Pakuwon berbatasan langsung dengan jalan raya yang dinilai rawan kecelakaan lalu lintas.

"Sebenarnya gini, awalnya kita berpikir itu (mal dipagari) karena apa? Itu kan Pakuwon Mall itu terbukanya kan lebar sekali. Satu setengah kilometer itu buka," ujar Sutandi dikutip dari video yang diunggah akun Instagram miliknya, Jumat (31/7/2026).

Sutandi pun membantah narasi yang beredar bahwa pemagaran dilakukan guna mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan di masa mendatang.

"Ekonomi baik-baik saja. Baik-baik saja. Kita mau takut apa? Kita memang hidup di Indonesia," sambungnya.

Namun, Gubernur Jakarta Pramono Anung justru meminta pagar tinggi di mal dibongkar.

Menurutnya, pemasangan pagar tersebut kemungkinan dipicu kekhawatiran terhadap situasi keamanan yang dinilai berlebihan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.