SURYA.CO.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menyiapkan 100 kuota beasiswa kuliah 2026 bagi mahasiswa baru dari keluarga kurang mampu yang berhasil lolos masuk perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia.
Program beasiswa Pemkab Lumajang ini ditujukan untuk membantu biaya pendidikan mahasiswa berprestasi agar tetap dapat melanjutkan kuliah meski memiliki keterbatasan ekonomi.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan beasiswa tersebut hanya diperuntukkan bagi mahasiswa baru jenjang S-1 dan D-4 yang diterima di perguruan tinggi negeri.
"Kuotanya maksimal 100 (mahasiswa) untuk program S-1 dan D-4," ujarnya, Jumat (31/7/2026).
Baca juga: Pemkab Lumajang Perkuat Keamanan Siber Melalui Pelatihan SIGAP SIBER
Setiap penerima beasiswa akan memperoleh bantuan biaya pendidikan sebesar Rp 6 juta per semester.
Bantuan tersebut dapat diberikan hingga maksimal empat tahun selama mahasiswa masih memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
Indah mengakui besaran bantuan tahun ini lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya karena keterbatasan anggaran daerah.
"Karena keterbatasan anggaran, kami berikan sebesar Rp 6 juta untuk per semesternya. Itu selama empat tahun maksimal," tambah perempuan yang akrab disapa Bunda Indah.
Ia menjelaskan, beasiswa dari Pemkab Lumajang tidak diberikan kepada mahasiswa yang memilih perguruan tinggi swasta. Menurutnya, mahasiswa di kampus swasta masih memiliki peluang memperoleh bantuan dari lembaga lain.
"Kalau yang swasta itu dicover lembaga amil zakat atau beasiswa yang lain," katanya.
Indah berharap bantuan pendidikan tersebut mampu memotivasi mahasiswa untuk belajar lebih giat dan menyelesaikan kuliah tepat waktu, bahkan lebih cepat.
"Sekarang kan S-1 tidak 4 tahun, banyak yang 3,5 tahun apalagi sudah didampingi pemerintah," kata Indah.
Selain program beasiswa dari pemerintah daerah, ia mengingatkan masih banyak peluang beasiswa lain yang dapat dimanfaatkan mahasiswa, termasuk Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) maupun bantuan dari perusahaan.
"Dan beasiswa dari perusahaan juga banyak yang bisa didapatkan oleh anak-anak. Hanya saja mereka harus pinter, rajin dan semangat dan semangat belajar. Itu adalah modal utama untuk dapat beasiswa," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Lumajang, Indriono, mengatakan proses penyusunan persyaratan seleksi masih berlangsung.
Apabila seluruh tahapan administrasi selesai, pendaftaran beasiswa kuliah Pemkab Lumajang dijadwalkan mulai dibuka pada bulan depan.
"Insyallah bulan depan bisa kami buka secara resmi. Saat ini masih tahap proses perencanaan administrasinya," pungkasnya.