Sensus Ekonomi 2026 Sumsel Capai 81 Persen, Tekankan Pendekatan Persuasif bagi Responden
pairat August 01, 2026 08:27 AM

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Provinsi Sumatera Selatan hingga akhir Juli telah mencapai 81 persen.

Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Selatan menargetkan seluruh proses sensus rampung 100 persen pada akhir Agustus 2026 sehingga menghasilkan data yang akurat untuk pemetaan ekonomi terbaru di Sumsel.

Kepala BPS Sumsel, Moh Wahyu, mengatakan capaian tersebut menjadikan Sumsel sebagai provinsi dengan progres pelaksanaan SE2026 tercepat ketiga secara nasional.

"Kami optimistis akhir bulan depan seluruh proses pendataan rampung sesuai target," ujar Wahyu, Jumat (31/7/2026).

Menurutnya, salah satu tujuan utama SE2026 adalah memetakan seluruh aktivitas ekonomi, termasuk usaha-usaha yang sebelumnya belum terdata.

Berdasarkan hasil sementara, BPS menemukan pertumbuhan usaha berbasis digital atau e-commerce yang cukup pesat di Sumatera Selatan.

Ia menjelaskan, perkembangan ekonomi digital menjadi salah satu alasan penting dilaksanakannya sensus secara menyeluruh. Data yang dikumpulkan nantinya akan memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai struktur ekonomi, karakteristik usaha, ekonomi digital, hingga ekonomi lingkungan di Sumsel.

Di tingkat kabupaten dan kota, Kota Pagaralam menjadi daerah dengan progres pendataan tercepat karena jumlah usaha yang lebih sedikit serta didukung pergerakan petugas yang cepat dalam melakukan pendataan.

Menanggapi keluhan sejumlah responden yang menilai pertanyaan sensus terlalu menyangkut data pribadi dan kondisi ekonomi, Wahyu mengatakan BPS mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat selama proses pendataan.

Masyarakat diminta tidak ragu memberikan informasi karena sensus merupakan agenda resmi pemerintah yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali dan seluruh data responden dijamin kerahasiaan serta keamanannya.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, sektor pertanian, pertambangan, dan perdagangan masih menjadi penopang utama aktivitas ekonomi di Sumatera Selatan. Namun, BPS menegaskan data tersebut masih bersifat sementara dan akan diperbarui setelah seluruh proses sensus selesai.

SE2026 dilaksanakan secara nasional mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan sasaran seluruh pelaku usaha melalui sensus daring maupun pendataan langsung.

Hasil sensus akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan, pemetaan UMKM, pengembangan ekonomi digital, serta pengambilan kebijakan di bidang ekonomi, baik di tingkat nasional maupun daerah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.