Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Tinjau Rumah BSPS di Bulawa Bone Bolango
Aldi Ponge August 01, 2026 08:47 AM

TRIBUNGORONTALO.COM - Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail meninjau pembangunan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Mamungaa Timur dan Desa Pinomotiga, Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo pada Jumat (31/7/2026)

Peninjauan dilakukan usai Gusnar membuka Pasar Murah Bersubsidi di Kecamatan Bonepantai. 

Gusnar didampingi Bupati Bone Bolango Ismet Mile, Asisten II Setda Provinsi Gorontalo, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Gorontalo.

Sebelum menuju Kecamatan Bulawa, Gusnar menyampaikan pemerintah tidak hanya menghadirkan pasar murah, tetapi juga menjalankan program bedah rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

"Nanti setelah ini akan terus ke Bulawa. Di sana ada program bedah rumah yang merupakan program Bapak Presiden Prabowo," kata Gusnar di hadapan masyarakat Bone Pantai. 

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail tinjau penerima ddddd
BANTUAN RUMAH -- Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail meninjau pembangunan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Mamungaa Timur dan Desa Pinomotiga, Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo pada Jumat (31/7/2026)

Politisi senior itu menyebutkan program tersebut menyasar masyarakat yang masuk kategori desil satu dan memiliki lahan untuk dibangun rumah layak huni.

"Hanya sekitar Rp20 juta sampai Rp22 juta. Yang penting rumah bisa memiliki dinding, atapnya tidak bocor, kemudian lantainya tidak lagi tanah. Ini semua dilakukan pemerintah di bawah pimpinan Bapak Presiden Prabowo untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Pantauan Wartawan TribunGorontalo.com, Gusnar yang mengenakan kemeja putih, topi hitam, dan kacamata hitam tampak menyapa warga penerima bantuan. 

Ia beberapa kali berhenti mendengarkan penjelasan pendamping program sambil melihat kondisi rumah yang sedang dibangun. 

Di sampingnya, Bupati Bone Bolango Ismet Mile yang mengenakan kopiah karanji khas Gorontalo turut berbincang dengan warga dan memantau progres pekerjaan.

Di Desa Pinomotiga, gubernur meninjau rumah milik Ismail Haleda, seorang penambang yang menjadi penerima BSPS Tahun Anggaran 2026. 

Ismail tinggal bersama empat anggota keluarganya dengan penghasilan sekitar Rp1 juta per bulan.

Berdasarkan hasil verifikasi program, rumah Ismail sebelumnya berada dalam kondisi tidak layak huni. 

Pondasi belum tersedia, sementara sloof, kolom, ring balok, rangka atap, dan dinding mengalami kerusakan sehingga memerlukan peningkatan kualitas.

Gusnar juga melihat progres pembangunan rumah milik Asma Sabidullah, ibu rumah tangga yang juga menerima BSPS di Desa Pinomotiga. 

Diketahui bahwa Asma tinggal bersama empat anggota keluarga dengan penghasilan sekitar Rp2 juta per bulan. Rumah Asma juga masuk kategori tidak layak huni sehingga memperoleh bantuan peningkatan kualitas melalui program BSPS.

Berdasarkan informasi proyek, kedua penerima memperoleh bantuan BSPS sebesar Rp20 juta untuk peningkatan kualitas rumah. 

Pekerjaan dimulai pada 14 Juni 2026 dan ditargetkan selesai pada 30 Agustus 2026. Kini rumah yang sebelumnya didominasi material sederhana kini mulai berubah menjadi bangunan permanen. 

Dinding batako telah berdiri, rangka atap mulai terbentuk, sementara tumpukan pasir, batu bata, dan material bangunan lainnya masih berada di sekitar rumah sebagai bagian dari proses pembangunan.

Selain meninjau penerima BSPS di Desa Pinomotiga, Gusnar juga mengunjungi lokasi pelaksanaan program yang sama di Desa Mamungaa Timur. (*/Jefri) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.