BRI Peduli Bantu Peternak di Malang Tingkatkan Produksi dan Nilai Jual Olahan Susu
Content Writer August 01, 2026 12:15 PM

TRIBUN-PAPUA.COM - Berlokasi di Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, usaha peternakan sapi perah menjadi sumber kehidupan bagi banyak warga. Salah satunya adalah Kelompok Ternak Sumber Karanglo. Kelompok ini berdiri sejak Oktober 2020 sebagai wadah bagi para peternak untuk mengembangkan usaha peternakan sapi perah yang menjadi mata pencaharian mereka.

Salah satu anggota kelompok tersebut adalah Rendy Hertanto. Bersama anggota lainnya, ia menjalankan usaha peternakan sapi perah yang menghasilkan susu segar sebagai komoditas utama. Melalui kelompok ini, para peternak terus berupaya meningkatkan kualitas hasil ternak sekaligus mengembangkan usaha agar mampu memberikan nilai tambah pada produk yang dihasilkan.

Hingga saat ini, Kelompok Ternak Sumber Karanglo memiliki lebih dari 58 ekor sapi perah dengan produksi mencapai lebih dari 400 liter susu setiap hari. Untuk menjaga kualitas hasil ternak, kelompok ini juga rutin mengadakan bimbingan teknis dan vaksinasi kesehatan ternak sehingga produktivitas tetap terjaga.

Meski menunjukkan perkembangan yang baik, perjalanan kelompok tidak selalu berjalan mulus. Dalam mengembangkan usaha, para peternak masih menghadapi berbagai tantangan yang membatasi ruang untuk berkembang. Proses produksi yang masih dilakukan secara manual membuat kapasitas dan efisiensi kerja belum optimal.

Di sisi lain, jangkauan pemasaran produk masih terbatas sehingga peluang penjualan belum dapat dimanfaatkan secara maksimal. Para peternak juga masih berupaya memenuhi persyaratan legalitas usaha dan produk. Sementara itu, keterbatasan modal menjadi tantangan dalam meningkatkan kapasitas produksi maupun memperluas pemasaran.

"Produksi masih manual sehingga kapasitas dan efisiensi produksi masih terbatas. Pasar masih terbatas sehingga jangkauan penjualan belum luas. Perizinan usaha dan produk masih dalam proses pemenuhan persyaratan. Keterbatasan modal juga menjadi tantangan dalam pengembangan produksi dan pemasaran," ujar Rendy.

Berangkat dari berbagai tantangan tersebut, Kelompok Ternak Sumber Karanglo kemudian bergabung dalam Program Klaster Unggulan dari BRI Peduli. Melalui program ini, para peternak memperoleh pendampingan untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki.

"Peternak memperoleh pelatihan pengolahan susu menjadi produk bernilai tambah seperti susu pasteurisasi, yoghurt, dan keju sehingga membuka peluang peningkatan pendapatan. Kami juga mendapatkan dukungan sarana dan prasarana sehingga proses pengolahan menjadi lebih efisien, higienis, dan mampu meningkatkan volume produksi," kata Rendy.

Baca juga: Dari Pulau Terpencil di Maluku, Mantri BRI Hadirkan Akses KUR dan Harapan Baru

Selain mendukung proses produksi, Program Klaster Unggulan juga memberikan pendampingan dalam pengurusan izin produksi olahan susu sapi. Para peternak turut mendapatkan pelatihan marketing dan digital marketing untuk memperluas jangkauan pemasaran melalui pemanfaatan media digital sekaligus memperkuat daya saing produk olahan susu.

lihat foto
TINGKATKAN KAPASITAS USAHA – Program Klaster Unggulan BRI Peduli membantu Kelompok Ternak Sumber Karanglo meningkatkan efisiensi produksi, kualitas olahan susu, serta memperluas akses pemasaran.

Berbagai pendampingan tersebut menjadi bekal bagi kelompok untuk mengembangkan usaha secara lebih berkelanjutan. Tidak hanya meningkatkan kualitas produk, pendampingan ini juga membuka peluang bagi para peternak untuk menciptakan nilai ekonomi yang lebih tinggi melalui produk olahan susu yang dihasilkan.

"Program ini sangat membantu meningkatkan kualitas usaha dan kesejahteraan masyarakat. Kami merasa sangat terbantu dengan adanya pelatihan, bantuan peralatan, dan pendampingan usaha. Semoga BRI Peduli terus hadir dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat," tutur Rendy.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan bahwa BRI Peduli sebagai payung Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terus memberikan dukungan bagi pengembangan kelompok usaha berbasis potensi lokal agar mampu tumbuh secara berkelanjutan.

Melalui program tersebut, BRI memberikan bantuan peralatan usaha untuk meningkatkan efektivitas produksi, kualitas produk, serta membantu kelompok usaha mengakses pasar yang lebih luas. Selain itu, BRI juga menyelenggarakan berbagai pelatihan sebagai upaya meningkatkan kapasitas klaster usaha, baik dalam proses produksi maupun penjualan.

Pelatihan tersebut diberikan untuk mengoptimalkan pemanfaatan bantuan peralatan usaha yang telah disalurkan. Materinya meliputi pelatihan digital marketing, pengemasan dan perizinan, pengolahan produk, serta pembuatan rekening dan QRIS.

“Kisah Kelompok Ternak Sumber Karanglo menjadi bukti bahwa Program Klaster Unggulan dari BRI Peduli memberikan manfaat nyata dalam pengembangan usaha kelompok. Pendampingan yang diberikan tidak hanya memperkuat kapasitas produksi dan meningkatkan kualitas produk, tetapi juga membuka peluang bagi Kelompok Ternak Sumber Karanglo untuk terus berkembang serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” tegas Dhanny.

Sejak diluncurkan pada 2022, Program Klaster Unggulan dari BRI Peduli telah memberdayakan 37 kelompok usaha di berbagai daerah di Indonesia. Program ini juga telah menghadirkan 32 jenis pelatihan serta menyalurkan 375 unit sarana dan prasarana kepada kelompok usaha.

Baca juga: BRI Dukung Program 3 Juta Rumah, Presiden Prabowo Pimpin Akad Massal 62 Ribu Debitur KPR FLPP

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.