Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) mencatat sedikitnya delapan titik kebakaran yang terjadi dalam sehari di wilayah Kota Bula dan sekitarnya.
Petugas bahkan telah bersiaga sejak Sabtu (1/8/2026) dini hari dan baru kembali ke rumah menjelang malam setelah berpindah-pindah dari satu lokasi kebakaran ke lokasi lainnya.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penyelamatan Damkar SBT, Wahab Rumakat, mengatakan personel mulai bergerak sekitar pukul 00.00 WIT untuk membantu penanganan kebakaran bersama petugas PLN.
"Saya baru sampai rumah. Dari tadi malam jam 12 kami sudah siaga. Malam itu sekitar jam 12 kami sudah turun membantu," ujarnya kepada TribunAmbon.com, Sabtu (1/8/2026).
Lebih lanjut diceritakan, sekitar pukul 03.00 WIT petugas kembali menerima laporan kebakaran di belakang Kantor Pengadilan Agama.
Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 06.00 WIT.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas hanya sempat beristirahat sejenak sebelum kembali menerima laporan kebakaran lainnya.
"Di belakang Pengadilan Agama itu kami sampai sekitar jam enam pagi. Setelah selesai baru sarapan sebentar," ujarnya.
Baca juga: Bripka Nexon Patty: Mengapa Tagal Rp74 Juta Saja Dong Mau Ambel Beta Pung Piring Makan
Baca juga: Kajari Heberth Hutapea Diganti Tanpa Menitipkan Tersangka Dugaan Korupsi Bansos Rp9,7 M di Malteng
Namun, sekitar pukul 08.00 WIT kembali terjadi kebakaran di kawasan gudang yang berada di samping Kantor Pengadilan Agama.
Wahab menjelaskan lokasi tersebut merupakan gudang penyimpanan semen sehingga petugas harus bekerja ekstra untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak merambat ke bangunan lainnya.
Belum lama beristirahat, Damkar kembali menerima laporan kebakaran dari kawasan Sidu Mampir.
Petugas langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Setelah penanganan di lokasi tersebut selesai, laporan kebakaran kembali berdatangan dari kawasan PLN, area kampus hingga rumah warga.
"Kami terus berpindah-pindah. Selesai satu titik, muncul lagi laporan di tempat lain," ungkap Wahab.
Ia mengatakan dalam satu hari petugas harus menangani sedikitnya delapan titik kebakaran.
"Kalau saya tidak salah sudah delapan titik. Kebakaran hari ini benar-benar berkeliling," bebernya.
Meski seluruh kejadian berhasil ditangani, Wahab mengakui kondisi tersebut sangat menguras tenaga personel yang hampir tidak memiliki waktu beristirahat karena terus menerima laporan kebakaran secara bergantian.(*)