Sembilan Raja di Pulau Timor Kalungkan Kain Adat kepada Jokowi
Ryan Nong August 01, 2026 11:19 PM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yuan Lulan


POS-KUPANG.COM, KUPANG – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, menerima penghormatan adat dari sejumlah raja di Pulau Timor dalam rangkaian Karnaval Budaya dan Karnaval Gajah PSI yang berlangsung di Kelurahan LLBK, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang Nusa Tenggara Timur, Sabtu (1/8/2026).

Prosesi diawali dengan pengalungan kain adat kepada Jokowi sebagai simbol penghormatan dan apresiasi atas perhatian serta kontribusinya terhadap pembangunan di Nusa Tenggara Timur selama menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.

Pengalungan kain adat dilakukan oleh sejumlah raja dari berbagai kerajaan di Pulau Timor, di antaranya Raja Kerajaan Amanatun Jonatan Banunaek, kerajaan Amanuban  M. Nope, Raja Kerajaan Mollo James Sonbai, Raja Kerajaan Biboki Charles Usboko, Raja Bikomi Aloysius Lake, Raja Amfoang, Raja Kerajaan Kupang Raja Nisnoni, Raja Amarasi, serta Raja Kerajaan Malaka.

Baca juga: Jokowi Bakal Dinobatkan Jadi Sesepuh Raja-Raja Timor, Christian Widodo: Ini Energi Positif bagi NTT

Dalam prosesi tersebut, Raja Amanuban M. Nope menyampaikan apresiasi kepada Jokowi atas berbagai pembangunan yang telah dilakukan di NTT.

"Banyak yang sudah Bapak perbuat. Dengan harapan Tuhan Yesus menyertai Bapak dalam perjalanan ke depan," ucapnya saat mengalungkan kain adat kepada Jokowi.

Sementara itu, Raja Kerajaan Mollo James Tualeu Sonbai turut menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat NTT selama masa pemerintahan Jokowi.

Prosesi adat berlangsung khidmat dan mendapat sambutan meriah dari ribuan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan. 

Usai prosesi penghormatan, festival budaya resmi dimulai dengan menampilkan keberagaman budaya dari seluruh kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Berbagai kelompok seni menampilkan tarian tradisional, pakaian adat, dan atraksi budaya yang menjadi simbol kekayaan budaya NTT, sekaligus memperkuat semangat persatuan di tengah kemajemukan masyarakat. (uan) 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.