Selama pelaksanaan kegiatan, mahasiswa KKN menyampaikan tujuh materi edukasi yang dikemas secara menarik melalui presentasi, diskusi, permainan, dan sesi tanya jawab
PROHABA.CO, BIREUEN – Selama 4 hari pengabdian Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode XXIX Universitas Syiah Kuala (USK) Kelompok R-XXIX-138 di Gampong Meunasah Teungoh, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, banyak rangkaian sosialisasi edukatif yang dilaksanakan di MIN 17 Bireuen.
Empat hari pengabdian, mulai 20 hingga 23 Juli 2026 itu bertujuan untuk memperluas wawasan murid melalui pembelajaran yang interaktif, sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter, kepedulian lingkungan, serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan sehari-hari.
Selama pelaksanaan kegiatan, mahasiswa KKN menyampaikan tujuh materi edukasi yang dikemas secara menarik melalui presentasi, diskusi, permainan, dan sesi tanya jawab.
Materi itu meliputi mitigasi bencana, pencegahan bullying, penggunaan gadget secara bijak.
Lalu, pembuatan filter air bersih sederhana, kepemimpinan, sejarah pahlawan Indonesia, serta pentingnya menjaga dan menggunakan air tanah secara bijaksana.
Pada materi mitigasi bencana, siswa diperkenalkan dengan langkah-langkah kesiapsiagaan sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi.
Baca juga: Mahasiswa KKN USK Ajarkan Pengenalan Emosi Dasar Lewat Aktivitas Mewarnai pada Murid MIN 16 Pijay
Baca juga: Mahasiswa KKN USK Edukasi Santri Dayah di Pidie Jaya Lewat Program SABASAK Cegah Skabies
Sementara itu, sosialisasi anti-bullying mengajak murid memahami pentingnya saling menghargai, membangun empati, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik.
Mahasiswa KKN juga mengedukasi murid mengenai penggunaan gadget yang sehat dan bertanggung jawab agar teknologi dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar tanpa mengabaikan interaksi sosial maupun aktivitas fisik.
Di bidang lingkungan, murid diperkenalkan pada cara kerja filter air bersih sederhana sebagai bentuk pemanfaatan teknologi yang mudah diterapkan, sekaligus memahami pentingnya menjaga kualitas air dan menggunakan air tanah secara bijaksana sebagai sumber daya yang harus dilestarikan.
Tidak hanya itu, materi kepemimpinan diberikan untuk menumbuhkan rasa percaya diri, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama sejak usia dini.
Sementara melalui pengenalan sejarah para pahlawan Indonesia, mahasiswa KKN mengajak siswa mengenang perjuangan para pendahulu sekaligus menanamkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Para siswa aktif mengikuti setiap sesi, mengajukan pertanyaan, serta berpartisipasi dalam berbagai permainan edukatif yang disiapkan oleh mahasiswa.
Pendekatan pembelajaran yang komunikatif dan menyenangkan membuat materi lebih mudah dipahami sekaligus meningkatkan semangat belajar peserta.
Baca juga: Mahasiswa KKN Tematik USK Lakukan Kunjungan Literasi ke MIN 5 Bener Meriah
Ketua Kelompok KKN Reguler Periode XXIX Universitas Syiah Kuala Kelompok RXXIX-138, M Rizky Haitami, mengatakan bahwa rangkaian sosialisasi ini merupakan bentuk komitmen mahasiswa dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan kepedulian siswa terhadap diri sendiri, sesama, serta lingkungan.
Kami berharap ilmu yang telah diberikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi bekal bagi mereka untuk tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, peduli lingkungan, dan tangguh menghadapi masa depan," ujar M Rizky Haitami.
Rangkaian kegiatan ini terlaksana dengan baik berkat dukungan dan kerja sama dari pihak MIN 17 Bireuen yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa KKN Universitas Syiah Kuala untuk melaksanakan berbagai kegiatan sosialisasi edukatif kepada para siswa.
Sinergi antara pihak sekolah dan mahasiswa KKN diharapkan dapat terus terjalin dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta pembentukan karakter peserta didik.
Baca juga: USK Lepas Mahasiswa KKN Internasional dan Kebangsaan
Melalui program ini, mahasiswa KKN Universitas Syiah Kuala berharap murid MIN 17 Bireuen memperoleh pengetahuan yang bermanfaat serta terdorong untuk menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Rangkaian sosialisasi ini menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pembentukan generasi muda yang berkarakter, peduli lingkungan, serta tangguh menghadapi berbagai tantangan di masa depan.(*)