BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Momen istirahat siang yang semula berlangsung biasa berubah menjadi duka mendalam bagi sebuah keluarga di Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut.
Seorang perempuan berinisial S terbangun dari tidurnya setelah mendengar suara benturan dari arah dapur. Sejurus kemudian, ia mendapati suaminya sudah dalam kondisi tergantung.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu sore kemarin sekitar pukul 16.15 Wita. Ruang publik dunia maya pun langsung diramaikan informasi tentang kejadian tersebut.
Data dihimpun pada pihak kepolisian wilayah setempat, Minggu (2/8/2026), sebelum kejadian, korban dan istri sempat beristirahat bersama di rumah.
Sang istri kemudian mendadak terbangun oleh suara keras yang mengejutkan dan membuatnya seketika terbangun.
Baca juga: Tangani Korban Kecelakaan Maut Mahasiswa KKN di Tanahbumbu, Begini Kesaksian Nakes Puskesmas Mantewe
Ia lalu bergegas beranjak menuju sumber suara yang berasal dari arah dapur. Betapa terkejutnya ia karena mendapati tubuh sang suami dalam keadaan tergantung dengan leher terjerat seutas tali tambang.
"Saksi kemudian berupaya memberikan pertolongan dengan menurunkan korban ke lantai dan meminta bantuan warga untuk membawa korban ke Puskesmas Bati-Bati," papar Kapolres Tala AKBP Ricky Boy Siallagan melalui Kapolsek Bati-Bati AKP Afianor.
Setibanya di puskesmas, tenaga kesehatan menyatakan korban telah meninggal. Hasil pemeriksaan awal menemukan bekas jeratan pada leher
"Tidak ditemukan luka lain maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," tandas Afianor.
Korban diketahui berinisial HN (35), seorang pedagang yang berdomisili di Kabupaten Tanah Laut.
Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah dibawa ke rumah duka di Pelaihari untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Afianor menjelaskan, personel kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi tidak menemukan indikasi adanya tindak pidana dalam peristiwa tersebut. (banjarmasinpost.co.id/banyu langit roynalendra nareswara)