SURYA.CO.ID, SURABAYA - Proses pencarian dan evakuasi korban atau operasi SAR dalam peristiwa kebakaran KMP Mutiara Santosa 2 yang terjadi di Perairan Utara Sumenep, Madura, Minggu (2/8/2026) masih berlangsung.
Sejumlah kapal tercatat turut membantu menyelamatkan para penumpang kapal yang terbakar itu.
Setidaknya lebih dari 9 kapal yang telah ikut membantu menyelamatkan korban dan mengevakuasi korban yang meninggal dunia.
Baca juga: Breaking News : Semifinal Piala Presiden 2026 di Bali, Hadiah Juara Naik jadi Rp 8 Miliar
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P.H., mengatakan proses evakuasi melibatkan sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Kapal-kapal bergerak cepat memberikan pertolongan kepada para korban yang dievakuasi dari kapal feri yang terbakar.
"Dari data sementara hingga pukul 17.00 WIB, korban yang berhasil dievakuasi sebanyak 232 orang, terdiri atas 227 korban selamat dan lima korban meninggal dunia. Pendataan masih terus dilakukan seiring berlangsungnya operasi SAR," ujar Nanang.
Baca juga: Kronologi Terbakarnya KMP Mutiara Sentosa 2, Nahkoda Hilang Kontak Usai Lapor Kebakaran
Rincian evakuasi korban dilakukan oleh beberapa kapal, yakni Meratus Pematang Siantar yang menyelamatkan 109 orang dan mengevakuasi 2 korban meninggal. Selanjutnya TB Hasnur 26 mengevakuasi 65 korban selamat dan 1 korban meninggal.
Kemudian Transco Arafura mengevakuasi 17 korban selamat, Meratus Project 3 mengevakuasi 13 korban selamat dan 1 korban meninggal, Prakarsa Mas mengevakuasi 7 korban selamat, SC Aila XVII mengevakuasi 7 korban selamat, Selaras Mas mengevakuasi 7 korban selamat, serta British Mentor menyelamatkan 2 orang.
Sementara itu, satu korban meninggal dunia juga dievakuasi oleh kapal Icon Daniel.
"Operasi pencarian dan penyelamatan masih terus berlangsung. Tim SAR gabungan tetap melakukan penyisiran di sekitar lokasi kebakaran untuk memastikan tidak ada korban lain yang masih membutuhkan pertolongan maupun belum ditemukan," tandas Nanang.
Baca juga: Respon Cepat Peristiwa KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar, Kapolresta Sumenep Buka Posko Darurat