Wanita Jadi Korban Sabetan Parang saat Nongkrong di Batbat Kendari, Pelaku Masih Dikejar Polisi
Sitti Nurmalasari August 02, 2026 08:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Seorang wanita menjadi korban sabetan parang saat berada di Kawasan Batbat, Jalan ZA Sugianto, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (1/8/2026).

Polisi yang mendapati laporan langsung menuju ke lokasi kejadian, hanya saja para pelaku sudah melarikan diri dan saat ini masih dalam pengejaran.

Dantim Perintis Presisi Polda Sultra, Bripka Boy Sagita, mengatakan peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.00 Wita ini, bermula ketika korban sedang duduk-duduk santai di dalam Kawasan Batbat.

Lalu, tiba-tiba sepeda motor trail yang ditumpangi oleh tiga orang pria masuk ke dalam kawasan tersebut.

Dari gerak-geriknya, para pelaku diduga sedang mencari seseorang di sekitar lokasi kejadian.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Beruntun 2 Mobil Pikap dan 1 Motor di Baruga Kendari, Berakhir Damai

"Awalnya dia duduk-duduk dulu di dalam Batbat. Tiba-tiba datang satu motor bonceng tiga, sedang mencari orang di dalam," ujar Bripka Sagita, Minggu (2/8/2026) malam.

Setelah sempat berputar memantau situasi, para pelaku diduga kehilangan jejak sasaran yang mereka cari.

Dalam kondisi emosi atau frustrasi, salah satu dari pengendara motor tersebut nekat menyeret dan mengayunkan parang di area keramaian.

​Nahas, ayunan senjata tajam tersebut mengenai korban yang berada tidak jauh dari lokasi pelaku. 

Awalnya, korban dan warga sekitar tidak menyadari bahwa benda yang mengenainya adalah senjata tajam.

Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Mobil Driver Taksi Online di Konawe, Bawa Kabur saat Salat Magrib

"Korban sempat mengira hantaman tersebut hanya berasal dari sepotong kayu biasa," jelasnya.

​Korban baru menyadari dirinya terluka setelah bergegas meninggalkan lokasi bersama seorang rekan pria karena diliputi rasa takut.

Di luar area kejadian, korban merasakan perih yang luar biasa di bagian kaki dan mendapati celananya robek dan lutut bagian bawahnya bersimbah darah akibat sayatan parang.

Aparat kepolisian yang menerima laporam langsung bergerak cepat melakukan pengejaran terhadap para pelaku pada malam kejadian.

Namun, berbekal ciri-ciri kendaraan dan pelaku yang dikantongi, petugas belum berhasil mengamankan para terduga pelaku yang kadung melarikan diri ke dalam gelap malam.

Baca juga: Tabrakan Maut di Desa Banggarema Konawe Utara Tewaskan Bocah Kelas 5 SD, Orang Tua Korban Luka-Luka

​"Semalam juga kita lakukan pencarian dan pengejaran berdasarkan ciri-ciri itu tidak dapat lagi gitu," ujarnya.

​Saat ini, pihak kepolisian telah mengarahkan korban untuk membuat laporan resmi secara formal ke polsek terdekat agar proses penyelidikan dan identifikasi para pelaku dapat segera ditindaklanjuti secara hukum.

Aparat juga meningkatkan patroli di Kawasan Batbat Kendari guna meredam kekhawatiran warga sekitar atas aksi teror jalanan tersebut.

Markas Polda Sultra berada di Jalan Haluoleo, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari. (*)

(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.