Pusamania Kenalkan Borneo FC Lewat Gowes Borneo Bicycle, Komunitas Terus Bertambah
Amelia Mutia Rachmah August 02, 2026 09:09 PM

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Borneo FC tidak hanya diperkenalkan kepada masyarakat melalui dukungan di stadion. 

Suporter Pusamania juga mempromosikan klub kebanggaan Kalimantan Timur tersebut lewat berbagai kegiatan positif, salah satunya melalui komunitas Borneo Bicycle yang rutin menggelar gowes bersama di Kota Samarinda.

Komunitas tersebut menjadi wadah bagi para suporter untuk tetap menjaga kebersamaan sekaligus mengampanyekan gaya hidup sehat selama jeda kompetisi.

Lahir Saat Jeda Kompetisi

Dirijen Pusamania, Rio, mengatakan komunitas Borneo Bicycle dibentuk pada 26 Oktober 2025.

Menurutnya, ide tersebut muncul karena para suporter ingin tetap memiliki kegiatan bersama ketika kompetisi Borneo FC sedang libur.

Baca juga: Petualangan Baru Macan Muda Bersama Borneo FC, Statistik Mentereng Ibrah Ohorella

"Awal terbentuknya komunitas Borneo Bicycle ini pada tanggal 26 Oktober 2025 karena saat jeda kompetisi kami bingung mengisi kegiatan agar tetap bisa berkumpul bersama. Kebetulan saat itu tren gowes mulai ramai, sehingga saya mengajak teman-teman Pusamania dan Pusamanita untuk membeli atau merakit sepeda agar bisa gowes bersama," ungkap Rio, Minggu (2/8/2026).

Rio menjelaskan dirinya menjadi pencetus terbentuknya komunitas tersebut.

Sebelumnya, ia memang rutin bersepeda bersama komunitas Penantang Gunung di Palaran sebelum akhirnya mengajak rekan-rekan Pusamania membentuk komunitas sendiri.

"Kebetulan saya sendiri yang mencetuskan ide ini. Sebelumnya saya sering gowes bersama teman-teman Penantang Gunung di Palaran. Karena saat itu tidak ada kegiatan Pusamania, saya mengajak teman-teman agar tetap memiliki aktivitas selama kompetisi libur," katanya.

Rutin Gowes Keliling Samarinda

Rio mengatakan jumlah peserta yang mengikuti gowes tidak menentu karena menyesuaikan kesibukan masing-masing anggota.

Baca juga: Indi Ungkap Alasan Jatuh Cinta pada Borneo FC, Bukan Soal Juara tapi Rasa Memiliki

Biasanya kegiatan diikuti sekitar 20 hingga 30 peserta.

Mereka memulai perjalanan dari kawasan Samarinda Seberang sebelum berkeliling ke berbagai ruas jalan di Kota Samarinda.

"Jumlah peserta biasanya sekitar 20 sampai 30 orang. Rutenya mengelilingi Kota Samarinda dari Samarinda Seberang menuju pusat kota. Bahkan kami pernah menggelar Gowes Camp di Balikpapan sambil berkeliling Kota Minyak," jelasnya.

Menurut Rio, kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat persaudaraan antarsuporter sekaligus memperluas pergaulan dengan komunitas sepeda lainnya.

"Alhamdulillah seru. Kami bisa semakin akrab sekaligus bertemu komunitas sepeda lain setiap akhir pekan," ujarnya.

Baca juga: Kisah Rio, Dirijen Pusamania yang Setia Dampingi Borneo FC hingga Thailand

Keunikan lain dalam kegiatan ini adalah hadirnya seorang peserta yang mengenakan kostum maskot Pesut Etam saat bersepeda sehingga kerap menarik perhatian masyarakat dan pengguna jalan.

Terbuka untuk Semua

Rio menegaskan komunitas Borneo Bicycle terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung.

Tidak ada persyaratan khusus selain memiliki atau menggunakan sepeda, baik milik pribadi, hasil menyewa, maupun meminjam.

"Kalau ada yang ingin bergabung, tidak ada syarat khusus. Yang penting punya sepeda, bisa milik sendiri, sewa, ataupun pinjam," tuturnya.

Saat ini anggota yang terdata sekitar 33 orang.

Baca juga: Sosok Clara Claudia Umboh, Putri Pariwisata Kaltim yang Setia Dukung Borneo FC Sejak Kuliah

Namun, setiap kegiatan selalu terbuka bagi masyarakat sehingga jumlah peserta terus bertambah.

"Hingga kini anggota yang terdata sekitar 33 orang. Tetapi kami selalu membuka kesempatan melalui media sosial bagi siapa pun yang ingin bergabung. Jadi hampir setiap kegiatan selalu ada anggota baru," katanya.

Menurut Rio, salah satu momen paling berkesan adalah saat Gowes Camp di Balikpapan yang diikuti sekitar 35 peserta.

"Kegiatan yang paling berkesan adalah saat Gowes Camp di Balikpapan. Kami berkeliling kota bersama sekitar 35 peserta," ujarnya.

Promosikan Borneo FC Lewat Komunitas

Selain menjaga kebugaran, Rio berharap Borneo Bicycle dapat menjadi sarana memperkenalkan Borneo FC kepada komunitas sepeda di Samarinda.

Baca juga: Rekam Jejak Christian Matheus, Benteng Baru Borneo FC Kenyang Pengalaman di Brasil dan Eropa

Ia berharap komunitas tersebut semakin berkembang dan rutin menggelar kegiatan.

"Semoga kegiatan ini bisa terus rutin dan semakin ramai karena selain berolahraga, kami juga ingin mengenalkan Borneo FC kepada komunitas sepeda yang ada di Samarinda," pungkasnya.

Rio juga menceritakan pengalaman lucu saat gowes malam.

"Biasanya jadwal gowes tergantung kesepakatan bersama. Kadang sore, tetapi lebih sering malam. Tadi malam crank sepeda maskot Orca rusak sehingga harus didorong. Syukurlah semuanya tetap bisa pulang dengan selamat," katanya sambil tertawa. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.