SURYA.CO.ID JOMBANG – Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35, semangat penyambutan mulai terasa di berbagai wilayah Kabupaten Jombang.
Warga Nahdliyin secara bertahap mengibarkan bendera NU berdampingan dengan Bendera Merah Putih sebagai bentuk antusiasme menyambut forum permusyawaratan tertinggi NU sekaligus memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Suasana tersebut terlihat di Desa Banjarsari, Kecamatan Bandarkedungmulyo. Desa yang mayoritas dihuni warga Nahdliyin itu mulai dihiasi berbagai atribut NU.
Bahkan, lambang Nahdlatul Ulama telah terpasang di gapura pintu masuk desa sebagai simbol kuatnya identitas ke-NU-an masyarakat setempat.
Memasuki awal Agustus 2026, bendera NU mulai berkibar di depan rumah warga hingga sepanjang jalan desa. Kehadirannya berdampingan dengan Merah Putih menjadi simbol dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan Muktamar NU ke-35 yang akan digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, pada 27–31 Agustus 2026.
Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Bandarkedungmulyo, H. Basarudin, mengatakan pihaknya mengajak seluruh warga menyemarakkan dua momentum penting tersebut.
Baca juga: Panitia Muktamar NU Tambakberas Jmbang Buka Stan UMKM, Ini Harga Resmi yang Dipatok
"Harapan kami, Muktamar NU ke-35 dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif. Semoga juga melahirkan kepemimpinan yang mampu membawa kemajuan serta kemaslahatan bagi warga Nahdliyin di seluruh Indonesia," ucap Basarudin, Minggu (2/8/2026).
Basarudin yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Banjarsari mengatakan dukungan masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pemasangan bendera NU. MWC NU Bandarkedungmulyo juga menyiapkan sejumlah masjid sebagai lokasi transit sekaligus tempat menginap bagi tamu dan peserta yang datang dari luar daerah.
"Ada masjid-masjid yang memang disiapkan untuk lokasi transit untuk tamu undangan dari luar daerah. Jadi tidak perlu khawatir tempat tinggal kalau ada di Jombang," ungkapnya.
Sebagai tuan rumah, Kabupaten Jombang terus mematangkan berbagai persiapan menjelang Muktamar NU ke-35. Agenda lima tahunan tersebut diperkirakan akan dihadiri ribuan muktamirin, pengurus, ulama, dan warga Nahdliyin dari berbagai daerah di Indonesia.
Baca juga: Pererat Silaturahmi Jelang Muktamar NU ke-35, Gus se-Jatim Gelar Turnamen Mini Soccer di Mojokerto
Kehadiran peserta dalam jumlah besar diproyeksikan tidak hanya menjadi momentum penting bagi organisasi, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat di Kota Santri.