Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seiring bertambahnya usia, risiko gangguan kesehatan mata juga meningkat.
Jika tidak dideteksi sejak dini, kondisi tersebut dapat mengganggu aktivitas sehari-hari hingga menurunkan kualitas hidup.
Karena itu, pemeriksaan mata secara berkala menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah gangguan penglihatan berkembang lebih parah.
Refraksionis Optisien, Naovalia mengatakan gangguan mata yang paling sering dijumpai di masyarakat cukup beragam.
Mulai dari kelainan refraksi hingga penyakit mata yang berisiko menyebabkan kehilangan penglihatan apabila terlambat ditangani.
"Gangguan mata yang paling sering kami temui di masyarakat antara lain mata minus, mata plus atau presbiopia pada usia lanjut, astigmatisme, mata kering, katarak, glaukoma, hingga retinopati diabetik," ujar Naovalia dari Optik99K di Ambyar Superclub, Cikini Jakarta Pusat, Minggu (2/8/2026).
"Beberapa di antaranya berkembang perlahan sehingga sering kali baru disadari saat penglihatan sudah mulai terganggu," ujar Naovalia.
Menurutnya, kelompok usia lanjut perlu memberikan perhatian lebih terhadap kesehatan mata.
Pasalnya, risiko munculnya katarak maupun glaukoma akan meningkat seiring bertambahnya usia.
"Khusus pada lansia, katarak masih menjadi salah satu penyebab utama penurunan penglihatan. Selain itu, glaukoma juga perlu diwaspadai karena pada tahap awal sering tidak menimbulkan gejala," tuturnya.
"Karena itu, pemeriksaan mata secara rutin menjadi sangat penting agar gangguan bisa dideteksi lebih dini," jelas Naovalia.
Naovalia menjelaskan, penggunaan kacamata dalam jangka panjang bukan berarti kondisi mata akan terus memburuk.
Hal yang jauh lebih penting adalah memastikan ukuran lensa tetap sesuai dengan kebutuhan mata melalui pemeriksaan berkala.
"Memakai kacamata bukan berarti kondisi mata pasti akan terus memburuk, karenw yang terpenting adalah memastikan ukuran lensa selalu sesuai dengan hasil pemeriksaan terbaru," katanya.
"Jangan menunda mengganti lensa jika sudah tidak lagi memberikan penglihatan yang optimal," jelasnya.
Selain itu, masyarakat juga dianjurkan menerapkan kebiasaan sederhana untuk menjaga kesehatan mata, terutama bagi mereka yang banyak menghabiskan waktu di depan layar komputer maupun ponsel.
"Bagi masyarakat yang sehari-hari bekerja di depan komputer atau menggunakan gawai dalam waktu lama, kami menyarankan menerapkan aturan 20-20-20," bebernya.
"Yaitu setiap 20 menit mengalihkan pandangan ke objek yang berjarak sekitar 20 kaki atau enam meter selama 20 detik. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu mengurangi kelelahan pada mata," tutur Naovalia.
Tak hanya itu, pola makan bergizi juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan penglihatan.
Naovalia menyebut buah-buahan kaya vitamin dan antioksidan dapat membantu menjaga fungsi mata, termasuk jeruk, jambu biji, pepaya, mangga, kiwi, alpukat, hingga buah beri.
Sementara sayuran hijau seperti bayam dan kale mengandung lutein serta zeaxanthin yang baik untuk kesehatan retina.
"Pola makan juga berperan besar dalam menjaga kesehatan mata. Buah-buahan seperti jeruk, jambu biji, pepaya, mangga, kiwi, alpukat, hingga buah beri mengandung vitamin dan antioksidan yang baik untuk mata," jelasnya.
"Sayuran hijau juga sangat dianjurkan karena kaya lutein dan zeaxanthin yang membantu menjaga kesehatan retina," ungkap Naovalia.
Pentingnya edukasi kesehatan mata tersebut juga menjadi perhatian Holywings Peduli yang menggelar kegiatan pemeriksaan mata gratis, pembagian kacamata gratis, dan edukasi menjaga kesehatan mata
Kegiatan tersebut diikuti ratusan warga dari berbagai kalangan, terutama para lansia yang membutuhkan pemeriksaan penglihatan serta bantuan kacamata untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Komisaris Utama Holywings Group sekaligus Ketua Program CSR Holywings Peduli, Andrew Susanto mengatakan kesehatan mata masih sering diabaikan, padahal memiliki peran penting dalam menunjang kualitas hidup, khususnya bagi masyarakat lanjut usia.
"Melalui program ini kami ingin membantu masyarakat agar tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan nyaman. Penglihatan yang baik akan meningkatkan kualitas hidup seseorang," ujar Andrew.
Baca juga: Ketahui 7 Langkah Senam Mata untuk Menjaga Kesehatan Mata, Bisa Dilakukan saat Mata Lelah
"Kami berharap bantuan kacamata gratis dan edukasi kesehatan mata ini dapat memberikan manfaat nyata sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan mata," sambungnya Andrew Susanto.