TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN – Bupati Batang Hari, MHD Fadhil Arief, menghadiri sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) Lembaga Adat Bumi Serentak Bak Regam Kabupaten Batang Hari Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Kaca Rumah Dinas Bupati Batang Hari. Acara dihadiri perwakilan Ketua Umum Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Jambi, unsur Forkopimda Kabupaten Batang Hari, Sekretaris Daerah Batang Hari, para staf ahli dan asisten Setda, Ketua II TP-PKK Batang Hari, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang Hari, serta Ketua beserta jajaran pengurus Lembaga Adat Bumi Serentak Bak Regam.
Dalam sambutannya, Bupati Batang Hari MHD Fadhil Arief menekankan pentingnya peran lembaga adat dalam membentengi generasi muda di tengah derasnya arus modernisasi dan digitalisasi.
"Di tengah derasnya arus modernisasi dan digitalisasi hari ini, peran lembaga adat menjadi semakin krusial. Kita membutuhkan nilai-nilai adat untuk memastikan generasi muda Batang Hari tidak kehilangan jati diri dan akar budayanya," katanya.
Ia menambahkan, nilai-nilai adat merupakan fondasi utama dalam membentuk etika serta tata cara penyelesaian berbagai persoalan di tengah masyarakat.
"Adatlah yang mengajarkan kita etika, sopan santun, serta cara menyelesaikan perselisihan dengan musyawarah. Bulat air karena pembuluh, bulat kata karena mufakat," tegasnya.
(Tribunjambi.com/Khusnul Khotimah)
Baca juga: Ayah Kandung di Batang Hari yang Diduga Jual Bayi Kini Tersangka dan Ditahan Polda Jambi