TRIBUNTRENDS.COM - Nama Ruben Onsu kembali menjadi sorotan setelah menanggapi dengan santai tudingan perselingkuhan yang diungkap mantan istrinya, Sarwendah.
Pernyataan tersebut mencuat setelah Sarwendah membuka cerita mengenai keretakan rumah tangga mereka yang telah berlangsung cukup lama sebelum akhirnya berakhir dengan perceraian.
Dalam unggahannya di media sosial, Sarwendah mengungkap bahwa hubungan mereka tidak selalu berjalan mulus dan kerap diwarnai konflik.
Ia mengaku telah berusaha mempertahankan pernikahan yang dibangun selama 11 tahun meski menghadapi berbagai ujian.
Salah satu hal yang paling membekas baginya adalah dugaan perselingkuhan yang disebut terjadi lebih dari satu kali.
Sarwendah menyebut peristiwa pertama yang diketahuinya terjadi pada tahun 2017, saat rumah tangga mereka masih berjalan.
Menurut pengakuannya, kejadian tersebut juga sempat diakui langsung oleh Ruben Onsu.
Baca juga: Sarwendah Tuduh Ruben Onsu Selingkuh gegara Beli Kasur, Pengacara Tegaskan Endorse: kan Sudah Pisah
"Saat itu beliau mengakui kesalahannya, meminta maaf, dan berjanji untuk berubah," tulis Sarwendah di postingan Instagramnya, Minggu (2/8/2026).
Meski merasa terluka, Sarwendah mengaku masih memberikan kesempatan kepada sang suami untuk memperbaiki keadaan.
Ia melihat bagaimana Ruben bekerja keras mencari nafkah dan berupaya membangun kehidupan keluarga mereka.
Penilaian itu membuat Sarwendah percaya bahwa perubahan yang dijanjikan benar-benar bisa terwujud.
Keyakinan tersebut menjadi alasan utama dirinya memilih bertahan dan melanjutkan pernikahan saat itu.
Sarwendah berharap hubungan mereka dapat kembali membaik seiring berjalannya waktu.
Namun perjalanan rumah tangga yang penuh dinamika akhirnya tetap berujung pada perpisahan.
"Karena itu, saya memilih untuk tetap bertahan dan berharap semuanya benar-benar bisa berubah," tulis dia lagi.
Tapi rupanya menurut Sarwendah, perselingkuhan itu ternyata terulang kembali.
Ruben Onsu, kata Sarwendah, bahkan sampai memberikan uang dengan nominal besar pada selingkuhannya di saat ekonomi mereka sedang tak baik.
"Namun, kepercayaan itu kembali runtuh oleh perselingkuhan beliau yg berikutnya.
Saat kondisi keuangan keluarga sedang sulit, tetapi saya mengetahui ada pengeluaran dalam jumlah besar untuk selingkuhannya itu," tuturnya.
Sarwendah kemudian membahas soal video di mana dirinya sedang mengamuk.
"Reaksi saya dalam video tersebut memang salah, dan saya tidak membenarkannya.
Di satu sisi saya masih menyayangi keluarga saya, di sisi lain saya melihat keluarga yang saya perjuangkan hancur di depan mata saya, dan saya tidak bisa berbuat apa apa untuk menyelamatkannya," tulis Sarwendah lagi.
Sejak kejadian itu, kata dia, Ruben Onsu meninggalkan rumah dan tidak pernah kembali.
"Video yang saya bagikan hari ini bukan untuk membuka luka lama, tetapi untuk memberikan konteks atas satu-satunya momen ketika,
setelah 11 tahun memendam semuanya sendirian, saya akhirnya tidak sanggup lagi.
Satu permohonan saya, apa pun yang terjadi di antara kami, jangan libatkan anak-anak.
Ini semua kesalahan saya, Saya pernah mencintai, saya pernah percaya, saya pernah memperjuangkan keluarga ini dengan segenap hati dan ternyata saya salah," ungkapnya.
Menanggapi postingan itu, Ruben Onsu pun tampak santai.
Baca juga: Ruben Onsu Bantah Pinjol Usai Sarwendah Ngaku Didatangi Debt Collector, Minta Tunjukkan Bukti
Menurut Ruben Onsu, dirinya selama ini juga sudah diam.
Namun kata dia, justru Sarwendah yang lebih dulu bicara di depan publik.
"Lah kan dari dulu juga kite udah diem, yg dulu nya ngoceh trs siapa?
coba inget lagi ini berawal dari siapa??
Gak lupa kan ??," tulis Ruben di postingannya.
Ruben juga menyinggung soal ucapan Sarwendah saat live yang merendahkan dirinya.
"Trs statement yg udh pernah di ucap selama live kerja dgn merendahkan org lain gimana??," tulisnya.
Bahkan Ruben mengatakan kalau ucapan Sarwendah selalu berputar-putar dan terkesan sedang terpojok.
"Sempet mikir gak kesana jika posisi itu diputar ?? Muter2 trs ngomong nya, di jawab kok kesan nya terpojok," tandasnya.
(TribunTrends/TribunBogor)