BONGKAR 3 Senjata Rahasia Herdman: Indonesia Bisa Hancurkan Vietnam, Ada Suntikan Tenaga Tak Terduga
Wahyu Septiana August 03, 2026 01:08 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Timnas Indonesia mempunyai sejumlah senjata untuk menghadapi Vietnam pada laga krusial Grup A Piala AFF 2026, Senin (3/8/2026) malam.

Pertandingan Indonesia vs Vietnam bakal berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, kick off pukul 20.30 WIB.

Pada laga ini, skuad Garuda bisa mengandalkan ketajaman Mitchell Baker dan kreativitas Thom Haye.

Selain itu, pasukan Timnas Indonesia juga berpotensi mendapat tambahan energi dari koreografi besar yang tengah disiapkan suporter.

3 Pemain Jadi Senjata Rahasia

Ketajaman Mitchel Baker

Nama Mitchell Baker menjadi ancaman utama bagi Vietnam berkat performanya yang sedang menanjak sepanjang Piala AFF 2026.

Striker berusia 19 tahun itu kini memimpin daftar top skor sementara dengan koleksi empat gol dari dua pertandingan.

Tiga gol diborong Baker saat Timnas Indonesia menghajar Kamboja, sebelum kembali mencatatkan namanya di papan skor ketika Garuda menundukkan Timor Leste.

Produktivitas tersebut membuat Baker berpeluang mengikuti jejak para legenda Indonesia yang pernah menyabet gelar top skor Piala AFF, yakni Gendut Doni Christiawan, Bambang Pamungkas, Ilham Jaya Kesuma, dan Budi Sudarsono.

PIALA AFF 2026 - Timnas Indonesia bakal melawan Timor Leste ASEAN Championship 2026 (Piala AFF 2026) pada Jumat (31/7/2026) sore.
PIALA AFF 2026 - Timnas Indonesia bakal melawan Timor Leste ASEAN Championship 2026 (Piala AFF 2026) pada Jumat (31/7/2026) sore. (Tribunnews/JEPRIMA)

Hingga kini, Bambang Pamungkas masih memegang rekor sebagai pemain Indonesia dengan torehan gol terbanyak saat menjadi top skor Piala AFF, yakni delapan gol pada edisi 2002.

Thom Haye, Jenderal Permainan

Selain Baker, peran Thom Haye diperkirakan kembali menjadi kunci permainan Timnas Indonesia.

Gelandang yang dijuluki "Profesor" itu tampil dominan dalam dua laga awal sebagai pengatur ritme permainan Garuda.

Haye tak hanya piawai mendistribusikan bola dari lini tengah, tetapi juga mampu membuka ruang dan mengirim umpan matang ke lini depan.

Kontribusinya sudah terlihat saat memberikan assist kepada Mitchell Baker pada laga kontra Kamboja.

Di pertandingan berikutnya melawan Timor Leste, Haye kembali menunjukkan kualitasnya lewat gol indah dari tendangan bebas.

Kemampuan membaca permainan, mengatur tempo, hingga melepas umpan terukur menjadi modal penting Indonesia untuk membongkar pertahanan Vietnam.

Selebrasi pesepak bola Timnas Indonesia Thom Haye usai mencetak gola ke gawang Filipina saat pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta
Selebrasi pesepak bola Timnas Indonesia Thom Haye usai mencetak gola ke gawang Filipina saat pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta (Tribunnews/Herudin)

Ragnar Oratmangoen, Kartu As dari Bangku Cadangan

John Herdman juga memiliki opsi lain yang bisa mengubah jalannya pertandingan melalui Ragnar Oratmangoen.

Meski tidak selalu tampil sebagai starter, Ragnar langsung memberi dampak ketika dimainkan pada laga melawan Timor Leste.

Masuk sebagai pemain pengganti, winger Timnas Indonesia itu langsung menyumbang assist yang berujung gol Mitchell Baker.

Kecepatan, kemampuan menggiring bola, serta keberaniannya menusuk ke kotak penalti membuat Ragnar bisa menjadi pembeda ketika Vietnam mulai kehilangan konsentrasi.

Suntikan Tenaga Suporter

Tak hanya mengandalkan kekuatan di lapangan, Timnas Indonesia juga berpotensi mendapat dorongan moral dari ribuan pendukung di Stadion Pakansari.

Kelompok suporter La Grande Indonesia telah mengunggah poster bertuliskan "Panduan Koreografi" untuk pertandingan Indonesia melawan Vietnam.

Dalam unggahan lainnya, La Grande juga memberi kode agar seluruh pendukung mengikuti arahan koreografi yang telah disiapkan.

"Again, u know what to do," tulis akun La Grande Indonesia.

Tak lama berselang, akun tersebut kembali mengingatkan para suporter.

"Kalau sudah ada panduannya ini apaaa artinyaaa teman-temaaann?"

Suporter Timnas Indonesia, La Grande menampilkan koreografi saat melawan Irak pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (6/6/2024).
Suporter Timnas Indonesia, La Grande menampilkan koreografi saat melawan Irak pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (6/6/2024). (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Koreografi itu diprediksi akan menjadi suntikan motivasi tambahan bagi skuad Garuda saat menghadapi Vietnam dalam laga yang dapat membuka jalan menuju babak semifinal Piala AFF 2026.

Head to Head Vietnam vs Timnas Indonesia

Dikutip dari TribunWow, Timnas Indonesia sudah bertemu 25 kali kontra Vietnam.

Dari 25 pertandingan, Timnas Indonesia berhasil 8 kali libas Vietnam.

Catatan head to head itu berubah setelah dalam 5 pertandingan terakhir, Indonesia berhasil menang 3 kali berbanding 2 milik Vietnam.

Sedangkan untuk 10 laga lainnya berakhir dengan skor sama kuat alias seri.

Berikut rincian head to headnya:

Timnas Indonesia: 8 kali menang, 10 seri dan 7 kali kalah

Vietnam: 7 kali menang, 10 seri dan 8 kali kalah

5 Pertemuan Terkini

Piala AFF 2024 (15/12/2024): Vietnam 1-0 Indonesia

Kualifikasi Piala Dunia 2026 (26/3/24): Vietnam 0-3 Indonesia

Kualifikasi Piala Dunia 2026 (21/3/2024): Indonesia 1-0 Vietnam

Piala Asia (19/1/2024): Vietnam 0-1 Indonesia

AFF Championship 2022 (9/1/2023): Vietnam 2-0 Indonesia.

Berita Lainnya

Baca juga: Selamat Jalan Diding Boneng, Aktor yang Bikin Warkop DKI Makin Berwarna Tutup Usia

Baca juga: Fenomena Mall Dipasang Pagar Tinggi, Polda Metro Jaya Pastikan Situasi Jakarta Aman

Baca juga: Jadwal Indonesia vs Vietnam di Piala AFF: Rizky Ridho Ingatkan Satu Bahaya, Menang Lolos Kalah Rumit

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.