Baznas Kulon Progo Siapkan 220 Tangki Air Bersih dari Anggaran Rp200 Juta untuk Atasi Kekeringan
Joko Widiyarso August 03, 2026 01:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kulon Progo turut menyiapkan program penyaluran (dropping) air bersih untuk musim kemarau ini. Pelaksanaannya menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo.

Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Baznas Kulon Progo, Sugiyanto menyampaikan pihaknya menyiapkan anggaran senilai Rp 200 juta untuk program dropping air bersih di tahun ini.

"Total ada 220 tangki air bersih yang disiapkan untuk lokasi yang menjadi sasaran dropping," katanya pada Senin (03/08/2026).

Anggaran itu berasal dari Zakat, Infaq, dan Shodaqoh (ZIS) yang dihimpun Baznas Kulon Progo. Dropping air bersih juga menjadi salah satu program rutin tahunan dari Baznas Kulon Progo.

Sejauh ini, ada sebanyak 16 tangki air bersih yang disalurkan ke masyarakat di sejumlah kalurahan. Penyaluran berdasarkan permintaan dari warga yang diterima oleh BPBD Kulon Progo.

"16 tangki air bersih itu disalurkan ke 493 jiwa atau 243 Kepala Keluarga (KK) yang menjadi penerima manfaat," ujar Sugiyanto.

Menurutnya, tangki air bersih paling banyak disalurkan ke Padukuhan Clapar I, Kalurahan Hargowilis, Kapanewon Kokap. Total ada 8 tangki air bersih yang dikirimkan, masing-masing sebanyak 5 ribu liter air.

Lainnya disalurkan ke Kalurahan Jatimulyo dan Pendoworejo di Kapanewon Girimulyo, Kalurahan Banjarsari di Kapanewon Samigaluh, dan Kalurahan Banjarasri di Kapanewon Kalibawang. Masing-masing baru disalurkan sebanyak 1 hingga 2 kali.

"Penyaluran air bersih akan terus kami lakukan selama musim kemarau ini sesuai permintaan dari masyarakat," jelas Sugiyanto.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kulon Progo, Budi Prastawa mengatakan pihaknya memanfaatkan kerjasama dengan Baznas Kulon Progo untuk penyaluran air bersih di musim kemarau ini. Pihaknya meminjamkan armada tangki air bersih milik BPBD untuk proses penyaluran.

BPBD Kulon Progo telah menyiapkan sebanyak 20 tangki air bersih dengan anggaran senilai Rp 7 juta untuk musim kemarau ini. Namun alokasi tersebut hingga kini belum digunakan lantaran masih ada alokasi dari Baznas.

"Alokasi tangki air bersih dari BPBD Kulon Progo baru akan digunakan setelah dari Baznas sudah habis," kata Budi.

BPBD Kulon Progo juga menyiapkan antisipasi jika alokasi tangki air bersih yang dimiliki sudah habis namun masih ada permintaan dari masyarakat. Salah satunya memanfaatkan alokasi Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk menambah alokasi tangki air bersih. (alx)
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.