Sosok Brigjen K Yani Sudarto, Wakapolda Jambi yang Baru, Gantikan Benny Ali, Jebolan Akpol 1991
Bobby Wiratama August 03, 2026 01:35 PM

TRIBUNNEWS.COM - Brigjen Pol K Yani Sudarto diangkat dalam jabatan baru sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah atau Wakapolda Jambi.

Sebelumya, Yani Sudarto terlebih dahulu menduduki posisi jabatan sebagai Dosen Kepolisian Utama Tk. II STIK Lemdiklat Polri.

Rotasi jabatan ini tertuang di dalam Surat Telegram dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan nomor ST/1584/VII/Kep./2026 tanggal 30 Juli 2026.

Dalam surat tersebut, Yani Sudarto menggantikan posisi Brigjen Pol. Benny Ali yang diangkat dalam jabatan baru sebagai Agen Intelijen Kepolisian Utama Tk. I Baintelkam Polri.

Lantas, seperti apakah sosok Brigjen K Yani Sudarto? Berikut ini informasinya, dihimpun Tribunnews dari berbagai sumber.

Sosok Brigjen K Yani Sudarto

Brigjen Pol K Yani Sudarto adalah perwira tinggi (Pati) di Polri.

Di Polri, Yani memiliki rekam jejak yang cemerlang.

Baca juga: Sosok Brigjen Lisda Cancer yang Pensiun setelah Pecah Bintang Jadi Jenderal Bintang 1

Yani Sudarto adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1991.

Di Akpol, ia satu angkatan dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Sejumlah jabatan strategis di kepolisian juga sudah pernah diemban Yani Sudarto.

Ia tercatat pernah mengemban jabatan sebagai Kapolres Kulonprogo.

Selain itu, Yani juga sempat bertugas sebagai Pemeriksa Utama Puslabfor Bareskrim Polri.

Karier Yani Sudarto makin moncer setelah ia ditunjuk menjadi Dirresnarkoba Polda Kepulauan Riau (Kepri).

Setelah itu, ia dimutasi menjadi Dirreskrimum Polda Jawa Barat.

Yani juga sempat mengisi kursi jabatan sebagai Kabagmindik Rowassidik Bareskrim Polri.

Sebelum diangkat menjadi Wakapolda Jambi, Yani sempat menjadi Dosen Kepolisian Utama Tk. II STIK Lemdiklat Polri.

Yani tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp2,5 miliar.

Hartanya itu terdaftar di dalam situs Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Ia terakhir kali melaporkan hartanya di LHKPN pada 5 Mei 2023 untuk periodik 2022.

Sumber harta terbanyak Yani berasal dari tanah dan bangunan senilai Rp2 miliar.

Lalu disusul dari harta kas sebesar Rp209 juta.

Kemudian alat transportasi dan mesin senilai Rp150 juta.

Setelah itu harta bergerak lainnya senilai Rp135 juta.

(Tribunnews.com/Rakli)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.