BPJS Ketenagakerjaan Wujudkan Rumah Impian, Andreas Manfaatkan Program MLT Senilai Rp316 Juta
Oby Lewanmeru August 03, 2026 03:33 PM

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- BPJS Ketenagakerjaan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja melalui berbagai inovasi layanan.

Tidak hanya memberikan perlindungan atas risiko sosial ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan juga menghadirkan Program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) yang memberikan kemudahan akses pembiayaan perumahan bagi peserta aktif.

Komitmen tersebut kembali diwujudkan melalui penyaluran fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Program MLT kepada Andreas Isak Nubatonis, peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan dari lingkungan Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT).

Andreas berhasil memperoleh fasilitas pembiayaan perumahan senilai Rp316 juta melalui kerja sama BPJS Ketenagakerjaan dengan Bank Tabungan Negara (BTN).

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Melalui Program PEKA, Dorong Kemandirian Ekonomi Ahli Waris

Prosesi akad kredit sekaligus penyerahan fasilitas pembiayaan dilaksanakan di Kantor Bank BTN Kupang.

Momentum tersebut menjadi bukti nyata bahwa Program MLT semakin memberikan manfaat bagi pekerja di Nusa Tenggara Timur yang ingin memiliki rumah dengan skema pembiayaan yang lebih ringan dan terjangkau.

Program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) merupakan salah satu manfaat tambahan yang dapat dimanfaatkan oleh peserta aktif Program Jaminan Hari Tua (JHT). Melalui program ini, BPJS Ketenagakerjaan bekerja sama dengan sejumlah bank penyalur untuk memberikan fasilitas pembiayaan perumahan dengan bunga yang lebih kompetitif dibandingkan skema kredit perumahan reguler.

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Nusa Tenggara, Wawan Burhanuddin, mengatakan bahwa Program MLT merupakan bagian dari upaya BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada peserta.

"BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya hadir memberikan perlindungan ketika peserta mengalami risiko kerja, tetapi juga berkomitmen meningkatkan kesejahteraan pekerja melalui berbagai manfaat tambahan. Salah satunya adalah Program MLT yang memberikan kemudahan bagi peserta untuk memiliki rumah dengan skema pembiayaan yang lebih ringan melalui bank mitra," ujar Wawan.

Menurutnya, kepemilikan rumah merupakan salah satu kebutuhan dasar yang sangat penting bagi setiap pekerja. Oleh karena itu, BPJS Ketenagakerjaan terus mendorong pemanfaatan Program MLT agar semakin banyak peserta yang dapat memiliki hunian layak bagi keluarganya.

"Kami berharap semakin banyak pekerja di Nusa Tenggara Timur yang mengetahui dan memanfaatkan Program MLT. Selama memenuhi persyaratan kepesertaan dan ketentuan dari perbankan, peserta memiliki kesempatan memperoleh fasilitas pembiayaan rumah dengan bunga yang lebih kompetitif. Ini merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran negara melalui BPJS Ketenagakerjaan dalam meningkatkan kualitas hidup pekerja Indonesia," tambahnya.

Wawan juga mengapresiasi sinergi yang terjalin dengan Bank BTN sebagai mitra penyalur Program MLT. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi faktor penting dalam memperluas akses pembiayaan perumahan bagi para pekerja di Nusa Tenggara Timur.

Sementara itu, Andreas Isak Nubatonis mengaku bersyukur dapat memanfaatkan Program MLT BPJS Ketenagakerjaan untuk memiliki rumah bagi keluarganya.

"Program ini sangat membantu kami dalam mewujudkan impian memiliki rumah sendiri. Sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, saya merasa mendapatkan manfaat yang benar-benar dirasakan, bukan hanya perlindungan ketika terjadi risiko kerja, tetapi juga kesempatan untuk memiliki hunian yang layak," ungkap Andreas.

Ia mengatakan proses pengajuan hingga akad kredit berjalan dengan baik berkat pendampingan dari BPJS Ketenagakerjaan dan pihak Bank BTN.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan dan Bank BTN yang telah memberikan pendampingan selama proses pengajuan. Saya berharap semakin banyak pekerja yang mengetahui adanya Program MLT ini sehingga mereka juga dapat memanfaatkan fasilitas yang tersedia untuk memiliki rumah," katanya.

Andreas juga mengajak para pekerja yang telah menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan agar tidak ragu mencari informasi mengenai manfaat Program MLT.

"Selama ini banyak orang mengenal BPJS Ketenagakerjaan hanya dari manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, atau Jaminan Hari Tua. Padahal ada manfaat tambahan seperti MLT yang sangat membantu. Saya berharap semakin banyak peserta yang memanfaatkan program ini," ujarnya.

Program MLT sendiri dapat dimanfaatkan oleh peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan, di antaranya memiliki kepesertaan aktif pada Program Jaminan Hari Tua (JHT), perusahaan atau instansi tempat bekerja tertib membayar iuran, serta memenuhi persyaratan kelayakan pembiayaan dari bank penyalur.

Melalui kolaborasi dengan Bank BTN dan berbagai mitra perbankan lainnya, BPJS Ketenagakerjaan terus memperluas akses pembiayaan perumahan bagi pekerja di seluruh Indonesia. Kehadiran Program MLT diharapkan mampu menjadi solusi bagi pekerja yang ingin memiliki rumah dengan skema pembiayaan yang lebih terjangkau sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Dengan bertambahnya penerima manfaat Program MLT di lingkungan Sinode GMIT, BPJS Ketenagakerjaan optimistis semakin banyak pekerja di Nusa Tenggara Timur yang akan memanfaatkan program tersebut. Hal ini sekaligus mempertegas komitmen BPJS Ketenagakerjaan untuk tidak hanya memberikan perlindungan sosial ketenagakerjaan, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata yang mendukung kesejahteraan pekerja secara berkelanjutan. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.