Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Selatan (Jaksel) telah melakukan sterilisasi sebanyak 441 ekor kucing jantan dan betina selama periode Juli 2026 untuk menekankan populasi hewan tersebut.

"Ini juga sebagai upaya kita untuk mempertahankan DKI Jakarta sebagai wilayah bebas rabies," kata Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Jakarta Selatan Irawati Harry Artharini di Jakarta, Senin.

Dia mengatakan sterilisasi tersebut dilakukan untuk menekan populasi kucing, terutama kucing liar di lingkungan warga.

Sebanyak 441 ekor kucing yang telah disterilisasi, kata dia, di antaranya kucing jantan sebanyak 234 ekor dan kucing betina sebanyak 207 ekor.

Lokasi sterilisasi selama Juli 2026, antara lain kantor Gulkarmat Pancoran, House of Tea, Gandaria Selatan, sterilisasi kolaborasi untuk Kecamatan Mampang Prapatan dan Jagakarsa, serta di klinik hewan yang sudah bekerja sama dengan Sudin KPKP Jakarta Selatan.

"Metode sterilisasi yang kita lakukan dengan cara Trap Neature Return (TNR), yang bekerja sama dengan Yayasan Peduli Lingkungan (YPLI), pecinta hewan, PDHI (Persatuan Dokter Hewan Indonesia) dan lainnya," ujar Irawati.

Dia menegaskan pihaknya terus menggencarkan sterilisasi kucing sepanjang 2026 dengan target capaian 2.500 ekor.

"Harapan kami, tentunya masyarakat semakin antusias dengan kehadiran kami yang membantu sterilisasi kucing-kucing, baik berpemilik maupun liar. Terkait informasi pelaksanaan, bisa melihat di Instagram kami yakni, Sudin KPKP Jakarta Selatan," tutur Irawati.