TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Suasana haru menyelimuti Ruang Rapat Melati Kantor Gubernur Riau, Senin (3/8/2026).
Sejumlah pejabat dan aparatur sipil negara berkumpul untuk melepas masa purnatugas Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau Zulfadli dan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau Mimi Yuliani.
Momen itu menjadi bentuk penghormatan atas puluhan tahun pengabdian keduanya dalam melayani masyarakat dan membangun Provinsi Riau.
Acara berlangsung sederhana namun penuh makna.
Di hadapan jajaran Pemerintah Provinsi Riau, kedua pejabat menerima piagam penghargaan sebagai simbol apresiasi atas dedikasi dan loyalitas yang telah diberikan selama menjadi aparatur sipil negara.
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan masa purnatugas bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari babak baru untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat melalui pengalaman yang dimiliki.
Menurutnya, Zulfadli dan Mimi Yuliani telah memberikan kontribusi besar dalam mendukung jalannya pemerintahan dan meningkatkan pelayanan publik di Provinsi Riau.
"Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas tenaga, pikiran, dan waktu yang telah dicurahkan untuk Pemerintah Provinsi Riau. Semoga masa purnatugas menjadi kesempatan untuk lebih banyak bersama keluarga, tetap sehat, dan terus memberi manfaat melalui pengalaman yang dimiliki," ujar SF Hariyanto.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap jabatan selalu menghadirkan tantangan dan tanggung jawab.
Karena itu, nilai profesionalisme, loyalitas, dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan kedua pejabat tersebut diharapkan menjadi teladan bagi seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.
"Pelepasan purnatugas bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk memberikan penghormatan atas perjalanan panjang pengabdian dua pejabat yang telah bersama-sama membangun Provinsi Riau," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau, Zulfadli, mengaku bersyukur dapat menuntaskan masa tugasnya dengan baik. Meski demikian, ia mengaku haru harus berpisah dengan keluarga besar Pemerintah Provinsi Riau yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya selama bertahun-tahun.
"Ada rasa syukur bisa sampai di titik ini. Ada juga rasa haru ketika harus berpisah dengan Bapak Gubernur, Bapak Sekda, dan keluarga besar Pemerintah Provinsi Riau yang saya rasakan seperti keluarga sendiri," ungkapnya.
Zulfadli mengatakan perjalanan panjang sebagai ASN tidak lepas dari dukungan keluarga, pimpinan, dan rekan kerja. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan amanah masih terdapat kekurangan dalam pelayanan maupun pelaksanaan tugas.
"Saya menyadari dalam perjalanan yang panjang ini tentu ada kekurangan dari diri saya. Untuk itu saya memohon maaf yang sebesar-besarnya," tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Mimi Yuliani juga mengungkapkan rasa syukur karena dapat mengakhiri masa pengabdian setelah 35 tahun 7 bulan menjadi aparatur sipil negara.
"Terhitung sejak 1 Agustus 2026, genap 35 tahun 7 bulan saya mengabdi sebagai pegawai negeri sipil. Saya bersyukur dapat menjalani seluruh proses tersebut hingga sampai pada masa purnatugas," ujarnya.
Mimi menceritakan kariernya dimulai pada 1991 sebagai tenaga kesehatan. Selama lebih dari tiga dekade, ia dipercaya mengemban berbagai jabatan di bidang kesehatan hingga akhirnya memimpin Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau.
Ia berharap berbagai program yang telah dirintis selama menjabat dapat diteruskan dan disempurnakan oleh penerusnya sehingga pelayanan kepada masyarakat terus meningkat.
"Saya percaya setiap amanah akan selalu ada penerusnya. Semoga program-program yang sudah berjalan dapat terus dilanjutkan dan disempurnakan demi kemajuan Provinsi Riau serta pelayanan yang semakin berkualitas kepada masyarakat," katanya. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)