Diterjang Aliran Irigasi Deras, Pagar Belakang Basko City Mall di Kuranji Padang Ambruk
Arif Ramanda Kurnia August 03, 2026 10:46 PM

 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG-Pagar bagian belakang bangunan Basko City Mall di Jalan Bypass, Kecamatan Kuranji ambruk akibat hujan intensitas lebat sejak Senin (3/8/2026) pagi hingga malam.

Tak hanya pagar ambruk, luapan air selokan di sekitar juga menggenangi permukiman masyarakat.

Camat Kuranji, Rozaldi Rosman, mengatakan pagar belakang pusat perbelanjaan tersebut roboh setelah saluran irigasi di kawasan Korong Gadang meluap akibat tingginya debit air.

"Iya, bagian pagar belakang Basko City Mall ambruk sore tadi, karena aliran air dari saluran irigasi di belakang kawasan itu sangat deras. Air juga mengalir ke permukiman warga," kata Rozaldi.

Baca juga: Banjir Padang Capai 2 Meter, Basarnas Evakuasi Warga dan Anak Sekolah di Tiga Kecamatan

Menurutnya, warga yang bermukim di sekitar lokasi langsung dievakuasi ke tempat yang lebih aman setelah air mulai menggenangi rumah-rumah mereka.

Selain di sekitar Basko City Mall, banjir juga melanda sejumlah wilayah lain di Kecamatan Kuranji.

"Daerah tersebut antara lain, Kelurahan Gunung Sarik, Lapau Munggu Lubuk Tampurung, Pasar Ilalang, Guo, hingga Lubuk Lintah," ucapnya.

Rozaldi menyebut, kawasan yang mengalami dampak paling besar berada di Lapau Munggu, Guo, Gunung Sarik, serta beberapa titik lainnya di Kecamatan Kuranji.

Ia menjelaskan, banjir di Lapau Munggu dipicu jebolnya bendungan yang selama ini mengalirkan air ke area persawahan. Kondisi tersebut membuat debit air meningkat dan mengalir deras ke kawasan permukiman.

Baca juga: BPBD Sumbar Ungkap 15 Titik Banjir di Kota Padang, Tim Gabungan Masih Fokus Evakuasi Warga

Sementara itu, di kawasan Guo, luapan sungai menyebabkan air masuk ke rumah-rumah warga. Di sejumlah titik, ketinggian genangan mencapai lutut orang dewasa.

"Di beberapa lokasi, air sudah menggenangi rumah warga dengan ketinggian sekitar lutut orang dewasa," ujarnya.

Rozaldi menuturkan hujan mulai turun di wilayah Kecamatan Kuranji sekitar pukul 10.00 hingga 11.00 WIB.

Akan tetapi, debit air mulai meningkat pada pukul 12.00 hingga 13.00 WIB hingga mengakibatkan banjir di sejumlah titik.

Saat ini, Pemerintah Kecamatan Kuranji bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang masih melakukan pemantauan di wilayah terdampak.

"Selain memonitor kondisi lapangan, petugas juga membantu proses evakuasi warga serta mengantisipasi potensi banjir susulan apabila hujan kembali mengguyur wilayah tersebut," tambahnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.