Baca juga: Semarak HUT ke-81 RI, Lapas Kayuagung Gelar Porsenap untuk Pegawai dan Warga Binaan
SRIPOKU.COM, MUSI RAWAS — Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh masyarakat Desa Petrans Jaya, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, dalam menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dari tahun ke tahun, desa yang mayoritas warganya berprofesi sebagai petani sawit ini selalu menggelar perayaan kemerdekaan secara besar-besaran.
Tahun ini, berbagai perlombaan rakyat bahkan telah dimulai sejak awal Juli dengan total nilai hadiah yang disiapkan mencapai Rp300 juta.
Ketua Panitia Peringatan HUT RI Desa Petrans Jaya, Nur Cholis, mengatakan bahwa perayaan kemerdekaan di desanya selalu berlangsung meriah berkat tingginya partisipasi masyarakat.
"Dari tahun ke tahun, Alhamdulillah di Desa Petrans Jaya selalu ramai kalau HUT RI," kata Cholis saat dikonfirmasi, Senin (3/8/2026).
Ia menambahkan, Pemerintah Desa juga telah mewajibkan seluruh warga untuk memasang bendera Merah Putih dan umbul-umbul di depan rumah masing-masing sejak 1 Agustus lalu, sehingga suasana desa tampak semarak.
"Suasana desa sekarang sudah ramai, di setiap rumah pasti ada bendera dan juga umbul-umbul yang terpasang. Ini sebagai wujud syukur warga, karena saat ini ekonomi masyarakat juga sudah mulai membaik jika dibanding awal-awal wilayah transmigrasi," ungkapnya.
Gelar 10 Cabang Perlombaan
Untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan tahun ini, panitia menyelenggarakan sekitar 10 jenis perlombaan.
Beberapa di antaranya bahkan dibuka untuk umum, seperti turnamen sepak bola U-15 yang berlangsung pada 1–4 Juli, turnamen sepak bola umum pada 19 Juli hingga 4 Agustus, lomba menembak (perbakin) pada 9 Agustus, lomba mancing mania pada 8 Agustus, lomba bola voli antarblok pada 5–7 Agustus, serta lomba gaple, tarik tambang, dan karnaval yang dipusatkan pada 17 Agustus.
"Untuk tahun ini ada sekitar 10 perlombaan yang kami laksanakan, dan semuanya tanpa dipungut biaya pendaftaran alias gratis," imbuhnya.
Menariknya, total anggaran dan hadiah yang disiapkan panitia pada tahun 2026 ini melonjak drastis dibanding tahun sebelumnya yang hanya berkisar di angka Rp200 juta lebih.
Bersumber dari PAD dan Gotong Royong Warga
Cholis merincikan, dana sebesar Rp300 juta tersebut bersumber dari Pendapatan Asli Desa (PAD) Petrans Jaya sebesar Rp100 juta.
Sementara sisanya yang mencapai Rp200 juta murni berasal dari swadaya dan donasi warga.
"Sumber dananya dari PAD Desa Petrans Jaya sebesar Rp100 juta, dan sisanya Rp200 juta berasal dari donatur warga. Penggerak utama donatur adalah Kepala Desa kami, kemudian diikuti oleh perangkat desa dan warga lainnya," jelasnya.
Seluruh anggaran tersebut dipastikan telah tersedia dan dialokasikan ke dalam tiap kegiatan, termasuk untuk pembelian berbagai macam hadiah.
Puncak perayaan nantinya akan ditutup dengan pembagian hadiah serta undian doorprize bagi masyarakat yang mengikuti upacara bendera pada 17 Agustus mendatang.
"Hadiah yang disiapkan juga nilainya paling kecil Rp50.000 dengan total anggarannya mencapai Rp30 juta," tutupnya.