BOLASPORT.COM - Pembalap Malaysia, Hakim Danish, dinilai berhasil menggoyang kenyamanan pembalap-pembalap kuat pada Moto3 2026 meski statusnya sebagai rookie.
Moto3 Inggris 2026 yang digelar di Sirkuit Silverstone akan menjadi awal persaingan pada paruh kedua musim ini dan menjadi pembuktian bagi Danish.
Sebagai salah satu rookie atau pendatang baru, andalan MT Helmets-MSI tersebut tidak bisa dipandang sebelah mata dengan sudah meraih satu kemenangan.
Ya, Danish menjadi salah satu rookie yang sudah memijakkan kaki di podium tertinggi selain Brian Uriarte yang membalap untuk Red Bull KTM Ajo.
Kemenangan rider asal Terengganu, Malaysia tersebut terjadi pada seri Moto3 Ceko 2026 yang berlangsung di Sirkuit Brno.
Selain hasil manis tersebut, torehan Danish yang mentereng juga tersaji pada seri Moto3 Italia 2026 di mana dia mendapatkan podium usai finis di posisi ke-3.
Torehan 2 podium dengan 1 kemenangan ini membuat Danish menduduki peringkat ketujuh klasemen sementara Moto3 2026 dengan 86 poin.
Jika dibandingkan rookie lainnya yaitu pembalap asal Indonesia, Veda Ega Pratama, posisi Danish masih kalah satu tingkat hingga paruh pertama usai.
Andalan Honda Team Asia tersebut masih lebih baik dari Danish dengan berada di peringkat keenam klasemen melalui torehan 90 poin.
Veda sendiri juga tidak kalah menjanjikan dalam 11 balapan yang telah dia jalani dengan mengukir 2 podium pada seri Moto3 Brasil 2026 dan Moto3 Prancis 2026.
Meski posisi rider asal Gunungkidul, Yogyakarta tersebut masih unggul, sorotan salah satu media Eropa, Speedweek lebih mengarah kepada Danish.
1 kemenangan menjadi pembeda di mana Danish dipandang lebih merepotkan pembalap-pembalap kuat Moto3 2026 terutama yang berasal dari Spanyol.
Jaringan media milik Red Bull yang berbasis di Jerman itu menilai Danish menjadi rookie yang menonjol.
Potensi Danish bahkan disebut bisa merepotkan rider-rider kuat asal Spanyol seperti Uriarte, Maximo Quiles (Aspar Team), David Almansa (IntactGP) dan Alvaro Carpe (KTM Ajo).
Kemunculan tidak terduga dari Danish dengan 1 kemenangannya di GP Ceko sedikit membuat dominasi para penerus Marc Marquez itu terganggu.
"Hakim Danish: Pembalap rookie Moto3 asal Malaysia ini membuat para pembalap Spanyol yang kuat merasa terganggu," tulis Speedweek.com.
"Di usianya yang baru 18 tahun, Danish adalah salah satu pendatang baru yang paling menonjol di ajang Moto3 saat ini," imbuhnya.
Rasa percaya diri Danish terbentuk karena dia bertumbuh dengan pola latihan yang akrab dijalani rider-rider Negeri Matador.
Dalam berbagai kesempatan, Danish juga mengaku menghabiskan waktu latihan bersama Valentine Perrone yang membalap untuk Red Bull KTM Tech3.
"Selain itu, saya memiliki pelatih dan rekan latihan yang hebat seperti Valentino Perrone," ucap Danish menjelaskan.
"Berlatih bersamanya setiap hari juga sangat membantu saya untuk berkembang," imbuhnya.