Sampaikan Maaf, Ekspresi John Herdman Berubah Usai Garuda Dikalahkan Vietnam
Wahyu Aji August 04, 2026 01:57 AM

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Suasana ruang konferensi pers di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026), terasa berbeda dari dua pertandingan sebelumnya.

Tak ada lagi senyum ataupun candaan yang biasa ditunjukkan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.

Kekalahan telak 0-3 dari Vietnam pada laga ketiga Grup A Piala AFF 2026 membuat ekspresi pelatih asal Inggris itu berubah drastis.

Wajahnya terlihat tegang saat memasuki ruang konferensi pers. Ia berbicara dengan nada tegas ketika menjelaskan penyebab kekalahan timnya.

Di sampingnya duduk kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho. Bek berusia 24 tahun itu tampak menundukkan kepala beberapa kali.

Sorot matanya memancarkan kekecewaan, sesekali menoleh ke arah John Herdman yang masih terlihat menahan rasa kesal atas hasil tersebut.

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Vietnam setelah kebobolan tiga gol melalui Nguyen Van Vi pada menit keenam, Nguyen Hai Long (15'), dan Nguyen Xuan Son (71').

Mengawali konferensi pers, John Herdman lebih dulu memberikan apresiasi kepada Vietnam yang dinilainya tampil lebih baik sepanjang pertandingan.

“Selamat untuk Vietnam. Bermain di Indonesia dan memenangkan pertandingan sepak bola adalah hal yang sulit, jadi pujian untuk mereka. Mereka layak mendapatkan tiga poin malam ini,” ujar John Herdman.

Mantan pelatih Timnas Kanada itu mengakui performa skuad Garuda berada di bawah standar.

Menurutnya, Vietnam tampil lebih unggul secara taktik dan Indonesia harus segera belajar dari kekalahan tersebut.

“Saya pikir kita harus mengakui bahwa performa kami tidak cukup baik. Secara taktis mereka lebih baik. Sebagai pelatih, Anda harus belajar dengan sangat cepat dalam pekerjaan ini,” terangnya.

John Herdman tak ingin anak asuhnya terlalu lama larut dalam kekecewaan.

Ia meminta seluruh pemain kembali fokus karena Indonesia masih memiliki peluang lolos dengan syarat meraih kemenangan saat bertandang ke markas Singapura.

“Kami kalah, kami belajar. Kami merasa frustrasi dan marah untuk sesaat, tetapi sekarang kami harus membuat tim ini fokus kembali. Kami masih dalam perjuangan dan para penggemar masih berjuang bersama kami,”

“Kami pergi ke Singapura dengan pola pikir yang jelas bahwa kami harus memenangkan pertandingan. Ini adalah turnamen grup. Memang ini bukan posisi yang kami inginkan, tetapi inilah situasi yang kami hadapi dan kami akan memberikan segalanya,” jelasnya.

Di akhir pernyataannya, John Herdman juga menyampaikan permintaan maaf kepada para suporter yang memenuhi Stadion Pakansari.

“Sekali lagi, permintaan maaf saya malam ini kepada para penggemar. Mereka luar biasa, mereka bersama kami sampai akhir. Kami akan kembali, kami harus kembali. Masih ada satu pertandingan lagi,” pungkasnya..

Sementara itu, Rizky Ridho tak menutupi rasa kecewanya.

Bek Persija Jakarta tersebut mengakui dirinya melakukan sejumlah kesalahan yang berujung pada gol-gol Vietnam.

“Saya mengucapkan selamat kepada Vietnam. Di pertandingan ini mereka lebih baik dari kami. Mungkin kami tidak menjalankan instruksi pelatih dengan baik. Tentunya ini akan menjadi pelajaran bagi kami," ujar Ridho.

Ridho juga mengajak seluruh pendukung Timnas Indonesia tetap memberikan dukungan di tengah situasi sulit yang sedang dihadapi skuad Garuda.

“Di posisi seperti ini adalah waktunya kita tetap bersama. Jangan hanya ketika kita menang kita euforia bersama, tetapi ketika kita kalah kita juga harus menerima dan melakukan evaluasi,” kata Ridho.

Baca juga: Erick Thohir Tetap Percaya John Herdman Usai Garuda Dibantai Vietnam, Singgung Adaptasi Skuad

“Saya sadar hari ini saya melakukan banyak kesalahan yang berujung kebobolan. Itu harus saya evaluasi dan pelajari lagi agar tidak terulang. Kami masih punya satu pertandingan di Singapura. Mohon doa dan dukungannya, kami akan berjuang sekuat tenaga untuk mendapatkan tiga poin," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.