Sopir Ngantuk, Mobil Avanza Seruduk Truk di Tol Pemalang 
M Syofri Kurniawan August 04, 2026 06:10 AM

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Mobil Toyota Avanza menyeruduk truk di ruas Tol Pemalang KM 319+200 jalur B, Senin (3/8/2026) dini hari.

Lokasi kecelakaan masuk wilayah Desa/Kecamatan Ampelgading, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang.

Kecelakaan terjadi diduga karena sopir mengantuk.

Akibat kecelakaan itu, lima orang yang berada di dalam Avanza luka-luka.

Berdasarkan data Satlantas Polres Pemalang, kendaraan yang terlibat yakni Toyota Avanza berpelat nomor E 1556 WN, yang dikemudikan Muhammad Iqbal Alfarizi Siregar (29), warga Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon.

Adapun truk yang terlibat kecelakaan belum diketahui identitas maupun pelat nomornya karena kendaraan tersebut meninggalkan lokasi setelah kecelakaan.

Kasat Lantas Polres Pemalang, AKP Fitriyanto, menjelaskan, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan Avanza melaju dari arah timur dengan kecepatan sedang di lajur kanan.

Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi akibat mengantuk sehingga kendaraan oleng ke kiri.

"Mobil kemudian menabrak bumper belakang truk yang melaju searah di lajur kiri. Setelah terjadi benturan, truk tersebut meninggalkan lokasi kejadian," kata Fitriyanto, Senin.

Akibat benturan keras itu, sopir Avanza mengalami luka pada wajah, dada, serta cedera kepala ringan.

Korban dalam kondisi sadar dan menjalani perawatan di RSU Siaga Medika Pemalang.

Empat penumpang lainnya juga luka-luka dengan tingkat keparahan yang berbeda.

Keempat korban, yakni Putri Nur Amelia (25), Sopiyah (52), Rustini (26), serta Adeeva Agni Jovita Abigail (10). Seluruh korban langsung dievakuasi ke RSU Siaga Medika Pemalang, untuk mendapatkan penanganan medis. 

Adu kambing 

Pada waktu yang hamper bersamaan, terjadi tabrakan “adu kambing” antara dua sepeda motor di Jalan Diponegoro, Desa Gandarum, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan.

Satu orang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.

Kasatlantas Polres Pekalongan, AKP Alfian Kharisma Putra mengatakan, kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda PCX G 6167 OAD yang dikendarai Edi Gunawan (25), warga Desa Garungwiyoro, Kecamatan Kandangserang, dan Honda Beat G 3155 ZB yang dikendarai Jafar (17), warga Desa Nyamok, Kecamatan Kajen.

Saat kejadian, Honda Beat diketahui membawa tiga orang.

Dari hasil penyelidikan sementara, kata Alfian, Honda Beat melaju dari arah selatan.

Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara diduga kurang berhati-hati dan kehilangan konsentrasi sehingga sepeda motor oleng ke kanan hingga memasuki lajur berlawanan.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Honda PCX yang dikendarai Edi Gunawan dengan seorang pembonceng.

Oleh karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan adu banteng antara kedua kendaraan tidak dapat dihindari.

Akibat benturan keras tersebut, Edi Gunawan mengalami patah tulang pada kaki kiri dan tangan kiri sehingga harus menjalani perawatan di RS Ki Ageng Sedayu, Wonopringgo.

Pembonceng Honda PCX, Bara Ardianto (23), mengalami cedera kepala dan dirawat di RSUD Kajen.

Senin kemarin, Bara dirujuk ke rumah sakit di Semarang.

Sementara itu, pengendara Honda Beat, Jafar, mengalami cedera pada lutut kaki kiri dan menjalani perawatan di RS Ki Ageng Sedayu Wonopringgo.

Salah seorang pembonceng Honda Beat, Ariiq Alqois Santoso (15), mengalami cedera kepala dan dirawat di RSUD Kajen.

Pada Senin pukul 08.00, warga Desa Nyamok, Kecamatan Kajen, itu meninggal dunia  setelah mendapatkan perawatan medis.

Adapun pembonceng lainnya, Moh Sabda Roman Sikumbang (15), dilaporkan mengalami luka ringan. (Indra Dwi Purnomo)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.