Jelang Puncak Perayaan HUT ke-81 RI, Istana Kepresidenan Adakan War Ticket
Alfa Pratomo August 04, 2026 11:34 AM

Istana Kepresiden membuka war ticket bagi masyarakat umum yang hendak mengikuti upacara Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Istana Presiden pada Senin, 17 Agustus 2026.

Intisari-Online.com - Senin, 17 Agustus 2026 nanti, Indonesia akan merayakan hari ulang tahunnya yang ke-81. Beragam persiapan telah dipersiapkan oleh Istana Negara untuk menyambutnya, termasuk membuka war ticket alias perang tiket bagi siapa saja yang berkenan menghadiri perayaannya di Istana Negara.

Sejarah Indonesia mencatat, Bung Karno dan Bung Hatta membacakan teks proklmasi kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945, pukul 10.00 WIB, di Pegangsaan Timur N0. 56, Jakarta Pusat. Saat itu hari Jumat dan di tengah Bulan Puasa.

Proklamasi17 Agustus 1945 itu menandai lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Juga menjadi titik awal perjuangan bangsa Indonesia untuk mempertahankan kedaulatan dari ancaman kembalinya kolonialisme bangsa-bangsa Barat.

Setiap tahunnya, ada puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta. Perayaannya terbagi atas dua sesi: Upacara peringatan detik-detik proklamasi di pagi hari dan upacara penurunan bendera merah putih pada sore hari.

Sesi yang pertama dilakukan sekitar pukul10.00 WIB dan diitandai dengan dentuman meriam sebanyak 17 kali, bunyi sirine, dan pembunyian lonceng gereja atau bedug masjid. Pada sesi ini ada juga pembacaanTeks Proklamasi yang dilakukan oleh salah satu pimpinan lembaga tinggi negara -- biasanya Ketua DPR-RI atau Ketua MPR-RI.

Karena ini adalah upacara peringatan resmi, maka masyarakat banyak yang menantinya. Dulu, kita hanya bisa menontonnya di layar televisi, tapi beberapa tahun belakangan, masyarakat diperbolehkan untuk hadir langsung di Istana Kepresidenan.

Itu terjadi sejak masa Presiden Joko Widodo pada HUT ke-72 RI pada 2017 lalu.Pemerintah melalui Istana Kepresidenan mulai mengalokasikan porsi khusus bagi masyarakat umum.

Pada 2018, porsi undangan untuk warga bahkan ditingkatkan hingga sekitar 65% dari total kapasitas tempat duduk. Lalu pada 2020, akibat pandemi COVID-19, Sekretariat Presiden meluncurkan portal pendaftaran daring Pandang Istana (pandang.istanapresiden.go.id) untuk pendaftaran upacara secara virtual.

Dua tahun kemudian,setelah pembatasan pandemi dilonggarkan, portal Pandang Istana mulai digunakan secara penuh untuk pendaftaran fisik publik dengan sistem kuota terbuka (first-come, first-served). Sejak itu hingga setahun terakhir, pendaftaran terbuka secara daring menjadi tradisi rutin tahunan, di mana masyarakat dari berbagai daerah dan latar belakang bisa berebut kuota undangan untuk hadir langsung di Istana.

Lalu bagaimana melakukan pendaftaran upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi & Penurunan Bendera Merah Putih di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2026?

Pemerintah kembali membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk mengikuti Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka pada HUT ke-81 RI.

Seperti tahun lalu, undangan bagi masyarakat akan dibagikan melalui sistem perebutan kuota atau yang dikenal sebagai "war ticket". Pendaftaran bisa dilakukan secara daring melalui tautan pandang.istanapresiden.go.id.

Karena itulah, masyarakat yang ingin hadir secara langsung perlu mengetahui link resmi pendaftaran sekaligus cara mengecek informasi pembukaannya agar tidak ketinggalan. Dilansir Kompas.com,pada peringatan HUT ke-81 RI tahun ini, pemerintah menargetkan sedikitnya 8.100 masyarakat umum dapat mengikuti upacara secara langsung di kawasan Istana Merdeka. Selain peserta yang berhasil memperoleh tiket melalui pendaftaran daring, Istana Kepresidenan juga akan mengundang secara khusus para pemenang undian logo HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Sebagai informasi, ada beberapa ketentuan dan persyaratan yang diterapkan pada pelaksanaan tahun sebelumnya. Di antaranya, pendaftar harus Warga Negara Indonesia (WNI), mengisi formulir pendaftaran menggunakan data yang benar, membawa identitas asli saat proses verifikasi atau pengambilan undangan, memakai pakaian sesuai ketentuan panitia, dan mematuhi seluruh aturan keamanan selama berada di kawasan Istana.

Ketentuan tersebut dapat berubah sesuai kebijakan penyelenggara pada peringatan HUT ke-81 RI tahun ini.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.