Stok Beras di Abdya Aman, Dapur MBG Diminta Gunakan Produk Lokal
Eddy Fitriadi August 04, 2026 10:03 PM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) memastikan ketersediaan beras di kabupaten setempat dalam kondisi aman. 

Kepastian tersebut diperoleh setelah Bupati Safaruddin bersama sejumlah kepala SKPK meninjau gudang Perum Bulog Cabang Blangpidie, pasar, hingga kilang padi di Blangpidie, Selasa (4/8/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan pasokan pangan tetap terjaga di tengah kebutuhan masyarakat yang terus berjalan. 

Kunjungan itu diawali di gudang Bulog Cabang Blangpidie dan disambut Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Blangpidie, Nurul Iranda Sari.

Dalam rombongan tersebut turut hadir Wakil Ketua DPRK Abdya Tgk. Mustiari atau Mus Seudong. Hadir pula Asisten Perekonomian dan Pembangunan Rahwadi, Asisten Administrasi Umum Rizal, Kepala Dinas Pertanian Hendri Yadi, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Zedi Saputra, Kepala Dinas Pangan, Kelautan, dan Perikanan Hamdani, serta sejumlah pejabat lainnya.

Usai meninjau gudang Bulog, rombongan melanjutkan pengecekan ke pasar dan salah satu kilang padi, Laris. 

Langkah itu dilakukan untuk melihat langsung kondisi distribusi dan ketersediaan beras di tingkat pelaku usaha.

Baca juga: VIDEO Sawah Petani Abdya Terendam Banjir, Bupati Safaruddin Gerak Cepat

Berdasarkan hasil peninjauan, Safaruddin menyatakan stok beras di Kabupaten Aceh Barat Daya masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Dari hasil peninjauan kita dipastikan stok pangan di Abdya sangat memadai dan cukup," kata Safaruddin.

Safaruddin meminta Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang beroperasi di Abdya agar menggunakan produk lokal.

"Dari hasil tinjauan yang kita lakukan, beras  Abdya yang diproduksi di kilang-kilang padi lokal juga sangat berkualitas. Maka kita minta pihak MBG untuk gunakan beras lokal di dapur-dapur mereka," ucap Safaruddin.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRK Abdya Tgk. Mustiari menilai pemerintah perlu memperkuat keberpihakan terhadap hasil produksi petani daerah. 

Menurutnya pelaku pasar harus didorong untuk lebih mengutamakan beras lokal dibandingkan produk dari luar daerah.

Ia juga meminta Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (MBG) memastikan seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Abdya menggunakan beras premium produksi lokal. 

Langkah tersebut dinilai dapat menjaga stabilitas harga sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

"Kita berharap agar pemerintah dapat mendorong pelaku pasar supaya mengutamakan pasokan beras lokal. Terutama kepada Satgas MBG agar memastikan setiap dapur SPPG di Abdya menggunakan beras premium produk lokal," kata Mustiari. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.