TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK – Potensi wisata alam dan agrowisata di Kabupaten Landak terus dimaksimalkan melalui penguatan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan penetapan Desa Wisata oleh pemerintah daerah.
Di Kecamatan Ngabang, Pokdarwis Rombok Panga’ak menjadi penggerak utama dalam mengelola serta mempromosikan destinasi berbasis keasrian alam dan kearifan lokal di Desa Antan Rayan.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Buku Profil dan Analisis Daerah Kabupaten Landak, Pokdarwis Rombok Panga’ak diperkuat oleh 26 anggota masyarakat lokal yang bertugas mengelola potensi ekowisata guna mendorong kemandirian ekonomi warga setempat.
Desa Antan Rayan menawarkan daya tarik utama berupa Rombok Panga’ak (Air Terjun Panga’ak) yang menyuguhkan pemandangan bentang alam yang masih alami dan asri.
Objek wisata air ini menjadi magnet bagi para wisatawan yang mencari ketenangan dan keasrian suasana pedesaan.
Selain objek wisata air dan keindahan alam sekitarnya, kawasan ini mengintegrasikan potensi sosial dan ekonomi warga melalui keunikan kehidupan masyarakat pedesaan serta aktivitas sektor pertanian.
Konsep kolaborasi ini memungkinkan para pengunjung tidak hanya menikmati lanskap alam, tetapi juga mengenal secara dekat pola kehidupan dan budaya bertani warga setempat.
Baca juga: Perkuat Wisata Sejarah, Berikut Wisata yang Dikelola Pokdarwis Raja di Landak
Pengembangan kawasan wisata di Desa Antan Rayan didukung oleh landasan hukum yang kuat dari Pemerintah Kabupaten Landak.
Pengukuhan kelembagaan Pokdarwis Rombok Panga’ak secara resmi ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Disporapar Nomor 556/176.A/Disporapar/2017 pada 12 Juli 2017.
Sementara itu, penetapan kawasannya sebagai Desa Wisata dikuatkan melalui Surat Keputusan Bupati Landak Nomor 556/224.M/HK-2017 tertanggal 19 Juni 2017.
Payung hukum ini mengukuhkan komitmen daerah dalam mengoptimalkan potensi Rombok Panga’ak sebagai salah satu destinasi ekowisata unggulan di Kabupaten Landak.
Rombok Panga’ak (Air Terjun)
Ikon utama wisata air dan keasrian alam.
Keindahan Alam
Bentang alam alami pedesaan yang asri.
Kehidupan Masyarakat
Interaksi sosial dan keunikan aktivitas warga lokal.
Pertanian
Potensi agrowisata serta kebiasaan bercocok tanam masyarakat setempat. (*)