Dinkes Tana Tidung Targetkan 95 Persen Balita Hadir di Posyandu, Perkuat Pemantauan Stunting
Cornel Dimas Satrio August 04, 2026 11:35 PM

 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tana Tidung menargetkan kehadiran bayi dan balita di posyandu mencapai 95 persen dari jumlah sasaran di masing-masing desa.

Target ini ditetapkan untuk memastikan pemantauan kesehatan dan tumbuh kembang anak berjalan optimal, terutama pada pelaksanaan Bulan Timbang setiap Februari dan Agustus.

Kepala Dinkes Tana Tidung, Sarif, mengatakan dukungan pemerintah kecamatan dan desa sangat dibutuhkan agar masyarakat membawa bayi dan balitanya ke posyandu sesuai jadwal.

"Dari Dinkes sendiri kami minta bantu ke Dinsos PMD untuk menyurati, minta dukungan masyarakat supaya bisa hadir membawa bayi dan balitanya ke posyandu," ujarnya, Selasa (4/8/2026).

Sarif menegaskan pemantauan rutin di posyandu penting untuk mendeteksi kondisi gizi anak sejak dini.

Penimbangan dan pengukuran tinggi serta berat badan membantu petugas mengetahui apakah anak sehat atau masuk kategori stunting, kurang gizi, maupun gangguan pertumbuhan lainnya.

"Dengan pemantauan ini kan bisa ketahuan berapa umur, tinggi dan berat badannya untuk melihat dia masuk kategori sehat, stunting, kurang gizi atau yang lainnya. Dari situ kita ukur," jelasnya.

Baca juga: Disdukcapil Tana Tidung Bahas Peningkatan Layanan, Data Balita dan Stunting Jadi Perhatian

Jika ditemukan indikasi stunting atau gangguan gizi, tindak lanjut dilakukan melalui pemberian makanan tambahan (PMT), termasuk susu yang dapat dibawa pulang khusus bagi anak yang membutuhkan intervensi.

Sarif menekankan keterlibatan desa dan kecamatan sangat penting untuk meningkatkan cakupan kunjungan.

"Harapan kita target 95 persen anak yang ada di masing-masing desa itu harus hadir di posyandu. Makanya ini kita harus minta bantu peran desa, kader posyandu untuk mengimbau dan kami juga sudah menyurati mereka," tegasnya.

(*)

Penulis : Rismayanti

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.