BOLASPORT.COM - Gelandang asing Persib Bandung, Luciano Guaycochea, meluapkan kejujurannya terkait kondisi fisik para pemain Maung Bandung usai memastikan diri lolos ke final Piala Presiden 2026.
Persib memang sukses mengalahkan Persija Jakarta 2-1 dalam laga semifinal Piala Presiden 2026, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Selasa (4/8/2026).
Maung Bandung memang sukses mengalahkan rival abadinya Persija, tetapi laga ini memang berlangsung menguras emosi dan tenaga.
Walaupun Persib meraih kemenangan, Luciano mengakui bahwa keberhasilan ini harus dibayar mahal dengan kondisi kebugaran pemain yang mencapai tutik nadir.
Pemain asal Argentina tersebut blak-blakan bahwa cuaca panas, lapangan yang kering, hingga jadwal perjalanan yang padat menjadi siksaan tersendiri bagi tim kebanggaan bobotoh tersebut.
Ini karena jadwal turnamen pramusim ini sangat padat, bahkan jadwal istirahat tak banyak.
Bahkan laga final dijadwalkan berlangsung pada 6 Agustus 2026, sehingga tim tak akan memiliki waktu istirahat yang banyak.
Sebelum menghadapi final, bahkan baru main di final ini, pelatih Persib Igor Tolic pun sudah ngamuk karena jadwal yang padat dan waktu istirahat hanya 48 jam.
“Menurut saya, pendapat saya sejalan dengan pelatih. Di babak pertama, kami bermain sepak bola dengan sangat baik. Agak sulit karena lapangan sangat kering dan cuacanya panas,” ujar Luciano Guaycochea kepada awak media di Bali.
“Kami berangkat sehari sebelumnya dan seperti yang dikatakan pelatih, di babak kedua performa kami menurun karena kelelahan,” ucapnya.
Kelelahan yang dialami para pemain Persib ternyata tak main-main, pemain yang akrab disapa Lucho tersebut bahkan memberikan gambaran ekstrem mengenai kondisi di ruang ganti tim.
Menurutnya, saking terkurasnya tenaga, ia merasa sangsi bagaimana timnya akan bertarung di laga final yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Agustus 2026 ini.
Pasalnya, jadwal pemulihan pemain sangat mepet, dan itu membuat kondisi pemain sangat kelelahan.
Namun, Luciano menegaskan bahwa rasa lelah tersebut akan dikesampingkan demi lambang Persib di dada dan ambisi memberikan kebahagiaan bagi Bobotoh.
“Jika Anda tanya kepada setiap pemain di ruang ganti saat ini, saya tidak tahu bagaimana kami akan bermain di final karena kami sangat, sangat lelah. Tapi apa daya? Kami adalah bagian dari Persib, kami harus memberikan yang terbaik,” kata Luciano.
“Seperti yang dikatakan pelatih, para suporter ingin kami menang di setiap pertandingan. Para pemain juga. Kami ingin menjadi juara, jadi kami berusaha sekuat tenaga,” tegasnya.
“Setahu saya kami akan bermain tanggal 6 (Agustus untuk final), jadi kami perlu melihat besok bagaimana kondisi para pemain.”
“Saya harap semua dalam keadaan sehat. Jadi ya, kami akan berusaha sekuat tenaga di final dan kami senang bisa lolos ke final,” ucapnya.
Selain ambisi juara, Luciano juga menyoroti peran vital Bobotoh sebagai semangat tambahan bagi para pemain saat kaki sudah terasa berat di lapangan.
Bagi Luciano, bermain dengan dukungan suporter memberikan motivasi ekstra yang tidak bisa didapatkan dari mana pun.
Untuk itu, saat laga digelar tanpa penonton itu tentu saja berat dan merasa ada yang kurang.
Namun, ia tak bisa berbuat banyak, karena keputusan sepenuhnya ada di panitia penyelenggara.
Oleh karena itu, saat ini ia lebih memilih fokus untuk memulihkan kondisi agar lebih siap menghadapi laga final nantinya.
“Ya, sama. Soal para penggemar juga begitu. Bagi kami, motivasi kami selalu tinggi, tapi dengan adanya para penggemar, terutama penggemar kami sendiri, itu memberi dorongan ekstra, tahu kan,” jelas Luciano.
“Menurut saya, kami bermain lebih baik dengan adanya suporter. Terkadang saat kami lelah, mereka mendorong kami untuk memberikan yang terbaik. Jadi, tidak menyenangkan bermain tanpa suporter.”
“Namun, keputusan itu tidak ada di tangan kami. Kami harus bermain, kami harus mengambil motivasi ekstra, dan berusaha memberikan yang terbaik. Tapi yang pasti, Bobotoh senang bisa kembali ke final.”
“Jadi ya, kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk membawa piala ke Bandung,” tuturnya.
Sekedar informasi, Persib dipastikan akan menghadapi Persebaya Surabaya dalam laga final Piala Presiden 2026 pada 6 Agustus 2026 ini.
Kepastian ini didapatkan setelah Persebaya mengalahkan Arema FC 1-0 dalam laga semifinal.