Jambi Top 7, Lagi Naik Motor di Sungai KambangTiba-tiba Digebuki Pria-pria Kekar
asto s August 05, 2026 09:03 AM

Berikut ini Jambi Top 7 selengkapnya:

Para Peserta Arisan Bodong di Merangin Serahkan Bukti Transfer, Kades Bukit Bungkul: Sisa Rp1,095 M



 

PAPARKAN KRONOLOGI - Kepala Desa Bukit Bungkul, Cecep Supriyadi, saat wawancara bersama Jurnalis Tribun Jambi, Frengky Widarta, di Balai Desa Bukit Bungkul, Kecamatan Renah Pamenang, Kabupaten Merangin, Senin (3/8/2026).
PAPARKAN KRONOLOGI - Kepala Desa Bukit Bungkul, Cecep Supriyadi, saat wawancara bersama Jurnalis Tribun Jambi, Frengky Widarta, di Balai Desa Bukit Bungkul, Kecamatan Renah Pamenang, Kabupaten Merangin, Senin (3/8/2026).(Tribunjambi.com/FRENGKY WIDARTA)

 

"Malam itu, Jumat (31/7), pemerintah desa turun tangan setelah menerima laporan dari warga yang mengaku gagal menerima uang sesuai jadwal"
Cecep Supriyadi
Kepala Desa Bukit Bungkul

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Dugaan arisan bodong yang menyeret puluhan warga di Kecamatan Renah Pamenang, Kabupaten Merangin, menjadi korban, mulai memperlihatkan pola yang terstruktur. 

Arisan bodong tersebut mengakibatkan puluhan orang, warga Desa Bukit Bungkul, Desa Meranti, Desa Tanjung Benuang, kehilangan uang. Total uang korban yang raib di tangan terduga pelaku berinisal DW jumlahnya lebih dari Rp1,095 miliar.

Kepala Desa Bukit Bungkul, Cecep Supriyadi, menuturkan skema arisan bodong tersebut sudah berjalan mulus selama hampir satu tahun. 

"Uang milik peserta lama, dibayarkan tepat waktu sehingga kepercayaan masyarakat terus tumbuh. Tapi, semua berubah dalam hitungan hari," katanya kepada Tribun Jambi, Senin (3/8) siang.
Ketika jadwal pencairan mulai tersendat, kata Cecep, puluhan warga mendatangi rumah seorang perempuan berinisial DW, warga Desa Bukit Bungkul, yang disebut sebagai pengelola arisan.


Baca Selengkapnya



Lima Tahun Berjualan Keliling, Penyandang Disabilitas di Kerinci Kini Punya Toko



 

MILIKI TOKO SENDIRI-Penyandang disabilitas di Kerinci yang selama lima tahun berjualan mainan keliling kini memiliki toko setelah mendapat bantuan dari Kapolri melalui Polres Kerinci dan Polsek Sungai Penuh.
MILIKI TOKO SENDIRI-Penyandang disabilitas di Kerinci yang selama lima tahun berjualan mainan keliling kini memiliki toko setelah mendapat bantuan dari Kapolri melalui Polres Kerinci dan Polsek Sungai Penuh.(Tribunjambi.com/Herupitra)

 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI – Keterbatasan fisik tak membuat Rizki Asmanda (23), yang akrab disapa Eki, menyerah pada keadaan.

Penyandang disabilitas tunadaksa itu telah menjalani perjuangan selama lima tahun dengan berjualan mainan secara berkeliling.

Setiap hari, ia menyusuri sejumlah tempat untuk menawarkan mainan demi memperoleh penghasilan.

Bukan semata-mata untuk dirinya sendiri, Eki menjalani pekerjaan tersebut demi membantu perekonomian ibunya.

Dengan segala keterbatasan yang dimilikinya, Eki tetap memilih bekerja dan berusaha. Selama lima tahun, ia bertahan dan menjadikan berjualan sebagai jalan untuk membantu keluarganya.


Baca Selengkapnya



Ingat Kecelakaan Bus ALS vs Truk Tangki di Jalan Muratara-Jambi? 2 Orang Jadi Tersangka



 

BUS TERBAKAR - Bus ALS terbakar di Desa Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatra Selatan, pada Rabu (6/5/2026) siang. Bus arah Sarolangun, Jambi, ini terbakar setelah bertabrakan dengan truk tangki. Sebanyak 16 orang meninggal dalam peristiwa itu.
BUS TERBAKAR - Bus ALS terbakar di Desa Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatra Selatan, pada Rabu (6/5/2026) siang. Bus arah Sarolangun, Jambi, ini terbakar setelah bertabrakan dengan truk tangki. Sebanyak 16 orang meninggal dalam peristiwa itu.(Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi)

 

TRIBUNJAMBI.COM - Ingat kecelakaan Bus ALS vs mobil tangki di Musi Rawas Utara (Muratara) arah Jambi yang tewaskan belasan orang pada Mei 2026 lalu?

Kabar terbarunya, polisi sudah menetapkan dua orang pimpinan perusahaan sebagai tersangka, yaitu pemilik perusahaan truk tangki BBM (berinisial SH) dan Direktur PT ALS sebagai tersangka.

Kecelakaan maut ini menewaskan 19 orang pada Mei 2026 lalu di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel).

Penetapan 2 tersangka ini dikonfirmasi Kapolres Muratara, AKBP Rendi Surya Aditama melalui Kasat Lantas Polres Musi Rawas Utara, AKP Muhamad Karim.

"Benar perkaranya naik penyidikan dan telah menetapkan dua orang tersangka," ungkap Karim dikutip dari TribunSumsel.com pada Selasa (4/8/2026).


Baca Selengkapnya



Korupsi DAK Disdik Jambi, Jaksa Perpanjang Penahanan hingga 10 September



 

KORUPSI-Kejari Jambi memperpanjang masa penahanan tiga tersangka kasus dugaan korupsi DAK Fisik SMK hingga 10 September 2026 sambil menuntaskan penyusunan surat dakwaan.
KORUPSI-Kejari Jambi memperpanjang masa penahanan tiga tersangka kasus dugaan korupsi DAK Fisik SMK hingga 10 September 2026 sambil menuntaskan penyusunan surat dakwaan.(Tribunjambi.com/Srituti Apriliani Putri)

 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Jaksa memperpanjang masa penahanan tiga tersangka kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik alat praktik SMK pada Dinas Pendidikan Provinsi Jambi.

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Jambi, Afriadi, mengatakan penahanan terhadap tiga tersangka, yakni Varial Adhi Putra, Bukri, dan David Hadi Usman, yang semula berakhir pada 11 Agustus 2026, diperpanjang hingga 10 September 2026.

"Kemarin penahanannya diperpanjang, dari 12 Agustus sampai 10 September 2026," ujarnya, Selasa (4/8/2026).
Seperti diketahui, Varial Adhi Putra, mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, harus berhadapan dengan proses hukum setelah diduga terlibat dalam kasus korupsi DAK Fisik alat praktik SMK pada Dinas Pendidikan Provinsi Jambi.

Sebelumnya, ketiga tersangka ditahan selama 20 hari, terhitung sejak 23 Juli hingga 11 Agustus 2026.

Ketiga tersangka, yakni Varial Adhi Putra, Bukri, dan David Hadi Usman, ditahan di Lapas Kelas IIA Jambi yang berada di Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi.


Baca Selengkapnya



Pengendara Diduga Dikeroyok Oknum TNI di Sungai Kambang, Kodim Lakukan Penyelidikan



 

Kodim 0415/Jambi masih menyelidiki dugaan pengeroyokan di kawasan Sungai Kambang dan belum memastikan keterlibatan oknum TNI.
Kodim 0415/Jambi masih menyelidiki dugaan pengeroyokan di kawasan Sungai Kambang dan belum memastikan keterlibatan oknum TNI.(Aro/Grid Oto)

 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Beredar di media sosial unggahan seorang pengendara sepeda motor bernama Iqbal yang mengaku menjadi korban pengeroyokan saat melintas di kawasan Simpang Empat Bank Indonesia menuju Sungai Kambang, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

Korban menduga pengeroyokan dilakukan oleh sejumlah orang di sekitar kawasan asrama TNI sehingga mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan medis.

Menanggapi informasi yang beredar mengenai dugaan pengeroyokan yang disebut dilakukan oleh anggota TNI di kawasan Sungai Kambang, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, Dan Unit Intel Kodim 0415/Jambi, Kapten Inf Amru, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan kebenaran informasi tersebut.

Menurutnya, peristiwa tersebut memang terjadi di kawasan Sungai Kambang yang berada di dekat Kompi C. Namun, hingga kini pihaknya masih mengumpulkan informasi dan menyelidiki kronologi kejadian.

"Masih diselidiki kronologinya seperti apa, apakah benar melibatkan oknum TNI atau masyarakat. Kami belum bisa memastikan," kata Dan Unit Inteldim 0415/Jambi, Kapten Inf Amru, saat dikonfirmasi Tribun Jambi.


Baca Selengkapnya



Dua Anak di Tanjabbar Diserang Buaya Tadi Siang, Satu Meninggal



 

EVAKUASI - Dua anak di Tanjung Jabung Barat diserang buaya pada Selasa (4/8/2026) siang. Satu di antaranya meninggal dunia. Aparat bersama warga melakukan evakuasi.
EVAKUASI - Dua anak di Tanjung Jabung Barat diserang buaya pada Selasa (4/8/2026) siang. Satu di antaranya meninggal dunia. Aparat bersama warga melakukan evakuasi.(Tribunjambi.com/Syrillus Krisdianto)

 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Peristiwa tragis diduga akibat serangan buaya terjadi di RT 09 Sri Menanti, Desa Serdang Jaya, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, pada Selasa (4/8/2026).

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB.

Dalam kejadian tersebut, dua anak laki-laki menjadi korban. 

Diketahui, satu korban meninggal dunia, sementara satu korban lainnya mengalami luka-luka.

Korban meninggal dunia diketahui berinisial MD (11), warga RT 09 Sri Menanti, Desa Serdang Jaya.


Baca Selengkapnya



Penjambret di Jambi Rampas HP Mahasiswi pas Lagi VC di Jalan Malam Hari



 

JAMBRET PONSEL - Pelaku penjambretan ponsel di Kota Baru, S, digiring polisi setelah dihadapkan ke awak media, Selasa (4/8/2026).
JAMBRET PONSEL - Pelaku penjambretan ponsel di Kota Baru, S, digiring polisi setelah dihadapkan ke awak media, Selasa (4/8/2026).(Tribunjambi.com/Rifani Halim)

 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Seorang mahasiswi yang duduk di kursi boncengan sedang melakukan panggilan video atau video call (VC) di jalan.

Tiba-tiba, seorang pria mendekat dari sisi kanan, memepet, lalu menjambret ponsel pintar yang sedang digunakan mahasiswi itu.

Peristiwa itu terjadi di di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi. 

Kini pelaku penjambretan malam hari itu sudah ditangkap.

Polsek Kota Baru telah berhasil mengungkap kasus penjambretan yang menimpa seorang mahasiswi tersebut.


Baca Selengkapnya



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.