TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Program Studi (Prodi) S1 Administrasi Rumah Sakit (ARS) Fakultas Teknologi Kesehatan Universitas Megarezky (UNIMERZ) Makassar mencatatkan pencapaian penting dalam penjaminan mutu pendidikan tinggi.
Prodi tersebut resmi mengantongi predikat Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes).
Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Komite Akreditasi tertanggal 25 Juli 2026 yang ditandatangani Ketua LAM-PTKes Prof. dr. Usman Chatib Warsa, Sp.MK., Ph.D. Status akreditasi tertinggi ini berlaku efektif selama empat tahun ke depan.
Melalui Asesmen Ketat
Penetapan predikat Unggul didasarkan pada hasil Asesmen Lapangan (AL) yang dilaksanakan pada 1 hingga 4 Juli 2026 di Kampus UNIMERZ, Makassar.
Tim Asesor Pakar LAM-PTKes, Suratman, SKM., M.Kes., Ph.D dan Dr. Sri Mulyani, S.Kep., Ns., M.Kes., melakukan evaluasi serta verifikasi data mutu secara independen.
Penanggung jawab Tim Akreditasi sekaligus Wakil Dekan II Fatelkes UNIMERZ, Dr. H. Syamsuni Carsel, S.Ag., M.Si., menyampaikan bahwa keberhasilan ini lahir dari sinergi seluruh elemen kampus.
"Pencapaian Akreditasi Unggul ini merupakan buah dari kerja keras, dedikasi, dan kolaborasi yang solid dari seluruh civitas akademika. Mulai dari pimpinan fakultas, dosen pengelola, staf, mahasiswa, alumni, hingga mitra rumah sakit," ungkap Syamsuni.
Dorong Kualitas Lulusan Berbasis Teknologi
Keberhasilan ini juga tidak lepas dari peran jajaran pengelola prodi di bawah kepemimpinan Ketua Prodi Nursapriani, SKM., M.Kes., dan Sekretaris Prodi Hasnawati, SKM., M.Kes.
Nursapriani menambahkan, raihan akreditasi ini menjadi pijakan kuat untuk merealisasikan target jangka panjang institusi.
Pihaknya bertekad membawa Prodi S1 ARS UNIMERZ menjadi pusat pendidikan unggulan di bidang teknologi informasi administrasi rumah sakit tingkat nasional pada tahun 2034.
Status baru ini diharapkan memberi jaminan kualitas bagi masyarakat, calon mahasiswa, dan industri kesehatan dalam memilih tenaga administrator rumah sakit yang profesional serta adaptif terhadap teknologi.(*)