Baru 5 Kelas Bersih dari Lumpur Sisa Banjir, SMPN 41 Padang Targetkan PBM Kembali Normal Jumat
Rezi Azwar August 05, 2026 03:01 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Upaya pemulihan fasilitas sekolah pascabencana banjir bandang yang menerjang SMPN 41 Padang terus menunjukkan perkembangan di lapangan.

Pihak sekolah bersama tim gabungan hingga saat ini masih berpacu dengan waktu untuk menuntaskan pembersihan material sisa air bah.

Kepala Sekolah SMPN 41 Padang, Amridas, membeberkan progres terbaru penanganan lingkungan sekolahnya yang terdampak cukup parah tersebut.

Saat dikonfirmasi pada Rabu (5/8/2026), Amridas menyampaikan bahwa proses sterilisasi area bangunan terus ditingkatkan intensitasnya.

Menurutnya, pengerjaan pembersihan ini terus digenjot agar lingkungan sekolah bisa segera aman dan layak digunakan kembali.

"Sampai hari ini pembersihan material masih terus berlangsung di lokasi," kata Amridas merinci progres di lapangan.

Baca juga: Pemko Padang Siap Relokasi Warga Korban Banjir Berulang, Fadly Amran: Jangan Bertahan di Zona Rawan

Petugas Gabungan Bantu Bersihkan Lumpur Sisa Banjir

Dalam proses penanganan material endapan lumpur pekat ini, pihak sekolah mendapatkan sokongan bantuan armada dan personel dari dinas terkait.

Pengerjaan tak hanya mengandalkan tenaga manual, tetapi juga dibantu peralatan khusus dari instansi pemerintah kota.

"Untuk hari ini pengerjaan pembersihan dibantu langsung oleh tim dari Damkar dan Dinas PU," jelasnya.

Tidak hanya mengandalkan bantuan instansi luar, aksi pembenahan ini juga menggerakkan seluruh potensi internal sekolah.

Para guru bersama para siswa bahu-membahu membersihkan sisa peninggalan banjir bandang di kelas mereka.

Baca juga: Trauma Banjir Tiga Kali Melanda Lapau Munggu Padang, Jusnira Berharap Direlokasi ke Tempat Aman

12 Ruangan Dikebut Pembersihannya

Berdasarkan inventarisasi data terbaru, total ada 17 ruangan di SMPN 41 Padang yang terdampak oleh terjangan banjir.

Dari belasan fasilitas tersebut, tim pembersihan baru berhasil menuntaskan pengerjaan di beberapa titik ruangan saja.

"Total dari 17 ruangan yang terdampak, sejauh ini baru 5 ruangan yang berhasil dibersihkan," ungkap Amridas.

Melihat masih banyaknya area yang belum tersentuh, pengerjaan difokuskan penuh untuk menyisir sisa bangunan yang tersisa.

Pihak sekolah bersama relawan dan petugas gabungan kini mengejar penyelesaian belasan area kelas lainnya sepanjang hari ini.

"Sisanya ada 12 ruangan lagi yang hari ini kita dikebut pembersihannya," tegas Amridas.

Melihat progres pengerjaan yang ada, pihak sekolah mengestimasi proses pembersihan material banjir ini membutuhkan waktu hingga esok hari.

"Kami menilai dan memprediksi proses pembersihan ini masih akan berlangsung sampai hari Kamis besok," sebutnya.

Jika seluruh pengerjaan pembersihan berjalan lancar, aktivitas sekolah diproyeksikan baru akan kembali normal mendekati akhir pekan.

"PBM mungkin baru bisa kembali dilaksanakan pada hari Jumat," pungkas Amridas.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.