Alfons Manibui: Pembangunan Dermaga Babo Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Hans Arnold Kapisa August 05, 2026 03:44 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Anggota Komisi XII DPR RI, Alfons Manibui, menegaskan pentingnya keberlanjutan pembangunan, serta sinergi pemerintah dan perusahaan migas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Teluk Bintuni.

Hal itu ditegaskan Alfons saat menghadiri groundbreaking pembangunan Dermaga Babo di Teluk Bintuni Rabu (5/8/2026).

Alfons menekankan bahwa pembangunan harus berlanjut dari satu pemerintahan ke pemerintahan berikutnya.

“Pemerintahan yang baik adalah pemerintahan yang berkelanjutan. Tidak ada yang lebih baik atau lebih buruk, karena pada prinsipnya pembangunan harus terus berjalan demi kemajuan daerah,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dimulainya pembangunan Dermaga Babo yang dinilai sebagai infrastruktur strategis dan telah lama dinantikan masyarakat.

Kehadiran dermaga tersebut diyakini akan memperkuat konektivitas, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di Distrik Babo.

Baca juga: Groundbreaking Awal Agustus, Proyek Dermaga Babo Ditargetkan Rampung 2027

Pemekaran dan CSR

Selain itu, ia menyinggung rencana pemekaran wilayah Babo Raya yang menurutnya masih memerlukan proses sesuai mekanisme pemerintah.

Ia berharap rencana tersebut dapat terwujud pada waktu yang tepat dan menjadi bagian dari percepatan pembangunan kawasan.

Sebagai anggota Komisi XII yang membidangi energi, sumber daya mineral, dan industri, Alfons menegaskan komitmennya mendorong perusahaan migas di Teluk Bintuni, termasuk BP Tangguh dan Genting Oil, agar memberikan manfaat ekonomi lebih besar bagi masyarakat.

Ia menilai konsep kawasan industri yang eksklusif perlu dikaji ulang agar membuka ruang usaha baru bagi warga lokal.

“Kalau kawasan itu lebih terbuka, akan muncul peluang usaha baru, seperti warung makan, jasa, perdagangan, dan berbagai aktivitas ekonomi lainnya yang bisa langsung dirasakan masyarakat,” katanya.

Baca juga: Ada Sanksi Tegas bagi Kontraktor Migas yang Ngeyel Buka Kantor di Teluk Bintuni

Alfons juga mengingatkan bahwa aktivitas industri migas harus diikuti dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat agar tidak terjadi kesenjangan. 

Ia meminta perusahaan memperkuat pelaksanaan program CSR secara tepat sasaran sehingga memberikan dampak nyata terhadap ekonomi masyarakat.

“Saya menitipkan kepada BP Tangguh, Genting Oil, dan seluruh mitra industri agar bersama-sama memikirkan bagaimana Babo bisa semakin maju dan masyarakatnya memperoleh manfaat nyata dari keberadaan investasi di daerah ini,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Alfons berkomitmen membawa aspirasi Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni ke tingkat nasional sebagai bahan perjuangan di DPR RI.

Ia optimis, dengan dukungan pemerintah pusat, daerah, serta dunia usaha, pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Teluk Bintuni akan terus berlanjut sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.