Tribun Jambi dan P4MI Jambi Kolaborasi Edukasi Pekerja Migran Legal
Heri Prihartono August 05, 2026 07:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Tribun Jambi melakukan kunjungan silaturahmi ke Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Jambi, Selasa (4/8/2026).

Pertemuan tersebut membahas peluang kerja bagi masyarakat Jambi di luar negeri melalui jalur resmi sekaligus upaya mencegah maraknya pekerja migran ilegal.

Rombongan Tribun Jambi dipimpin Pimpinan Tribun Jambi, Yoso Muliawan, didampingi Manajer Liputan Jariyanto, Business Manager Hasnul Bakri, dan Reporter Tribun Jambi M Yon Rinaldi.

Kehadiran rombongan disambut Koordinator Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Jambi, Deliyus Eka Saputra.

Dalam diskusi tersebut, Deliyus menjelaskan peluang masyarakat Jambi untuk bekerja di luar negeri masih sangat besar, terutama melalui jalur resmi yang memberikan perlindungan hukum dan jaminan keselamatan bagi para pekerja.

Menurutnya, saat ini P4MI Jambi memfokuskan pembinaan sumber daya manusia (SDM) agar mampu bersaing di sektor formal di berbagai negara tujuan.

Negara-negara seperti Jepang, Korea Selatan, Kanada, hingga Turki masih membuka peluang yang cukup luas bagi tenaga kerja Indonesia, terutama di sektor hospitality, manufaktur, dan layanan kesehatan.

"Banyak peluang kerja yang bisa dimanfaatkan masyarakat Jambi, tetapi harus melalui prosedur yang legal agar hak-hak pekerja terlindungi," ujar Deliyus.

Ia juga mengungkapkan, untuk program penempatan ke Jepang, pemerintah setempat bahkan memberikan dukungan berupa pembiayaan pelatihan hingga proses keberangkatan bagi peserta yang memenuhi persyaratan.

Karena itu, Deliyus mengimbau masyarakat agar tidak tergiur tawaran bekerja ke luar negeri melalui jalur ilegal yang berisiko tinggi, mulai dari eksploitasi, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), hingga menjadi korban penipuan.

Ia secara khusus mengingatkan masyarakat agar tidak menerima tawaran bekerja di Kamboja. Pasalnya, Indonesia hingga saat ini belum memiliki kerja sama penempatan pekerja migran dengan negara tersebut.

"Kalau ada yang menawarkan pekerjaan ke Kamboja, apalagi melalui jalur tidak resmi, masyarakat harus waspada. Jangan sampai menjadi korban scam atau tindak pidana perdagangan orang," tegasnya.

Sementara itu, Pimpinan Tribun Jambi Yoso Muliawan menilai informasi mengenai prosedur menjadi pekerja migran yang aman perlu terus disosialisasikan kepada masyarakat.

Menurutnya, media memiliki peran penting dalam memberikan edukasi agar masyarakat memahami peluang kerja legal di luar negeri sekaligus mengetahui risiko besar yang mengintai pekerja migran ilegal.

"Informasi seperti ini harus terus disampaikan kepada masyarakat. Edukasi yang masif diharapkan dapat mencegah munculnya korban-korban baru akibat penipuan berkedok penyaluran tenaga kerja ke luar negeri," katanya.

Yoso menegaskan Tribun Jambi siap berkolaborasi dengan P4MI Jambi dalam menyebarluaskan informasi dan edukasi mengenai penempatan pekerja migran yang aman, legal, dan sesuai prosedur demi melindungi masyarakat Jambi.

(Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi)

Baca juga: Kolaborasi Tribun Jambi dan Universitas Terbuka, Siap Sukseskan Program Pendidikan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.