TRIBUNMANADO.CO.ID, Bitung - Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Bitung terus menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Penyertaan Modal Perumda Air Minum Duasudara (PAMD) Kota Bitung.
Kali ini tak sebatas melakukan pembahasan di dalam ruang ber AC.
Pada Rabu (5/8/2026), tujuh dari 10 personil Pansus DPRD Kota Bitung rela berpanas-panasan dan melalui jalan naik - turun.
Mereka melakukan turun lapangan (turlap) bersama mitra kerja terkait ada PAMD dan Dinas PUTR Kota Bitung.
Pantauan Tribun Manado, ada sembilan titik yang mereka sambangi saat melakukan Turlap terkait dengan proses pembahasan Ranperda Penyertaan Modal ke PAMD Kota Bitung.
Pertama di Kompleks eks Yulita Hills Kelurahan Pakadoodan Kecamatan Madidir, kedua perbukitan perbatasan antara Kelurahan Pakadoodan dan Kelurahan Bitung Barat 2 Kecamatan Maesa.
Ketiga di daerah Kakenturan, keempat di depan Kodim 1310 Bitung Kecamatan Madidir.
Lalu titik kelima di Perum Pengungsi Kelurahan Wangurer Timur, Kecamatan Madidir.
Kemudian titik keenam di Kelurahan Bitung Barat 2.
Dan tiga titik terakhir di Kelurahan Kadoodan, Kelurahan Pateten 3 dan Kelurahan Paceda.
Rombongan Pansus DPRD Bitung dipimpin langsung ketua Pansus Devie Barakat, Wakil Ketua Pansus Yani Ponengoh.
Serta anggota Pansus ada Aldo N Ratungalo, Melia Moesrin, Kyrie Inggrit Janis, Dewi Suawa dan Alexander Wenas.
Menurut Devie Barakati Ketua Pansus DPRD, turlap yang dilakukan terkait dengan Penyertaan Modal dan barang dari dana PEN dan DAU ke Perumda Air Minum Duasudara Bitung.
"Kami melalukan pengecekan titik pipah yang menjadi sambungan aliran air ke masyarakat," kata Devie Barakati Ketua Pansus DPRD Ranperda Penyertaan Modal PAMD Bitung diwawancara wartawan disela Turlap, Rabu (5/8/2026).
Saat wawancara Devie didampingi enam personil pansus dan dari mitra kerja Dinas PUTR dan dari Perumda Air Minum.
Adapun temuan ketika melakukan Turlap, pihaknya meminta PAMD agar melakukan pengukuran panjang pipa yang bersumber dari anggaran PEN.
Selanjut pihaknya melakukan pengecekan pipa saluran air di PAMD yang sumbernya dari anggaran DAU.
Ada yang menarik, disela melakukan Turlap Pansus DPRD Bitung.
Mereka terlihat oleh wartawan yang ikut turlap, melakukan wawancara dengan warga yang tinggal di Kelurahan Bitung Barat 2 Lingkungan 5 RT 4 Kecamatan Maesa Kota Bitung Kota.
Dalam wawancara itu, Tribun Manado mendengar penyampaian dari Edi seorang warga saat diwawancara Ketua Pansus.
Deddy mengatakan, pihaknya mengetahui keberadaan pipa PAMD ada yang besarnya lebih dari besar batang pohon kelapa di bagian bawah tengah jalan.
Lalu ada pipa lainnya disebelah kiri dan kanan jalan ukurannya lebih kecil dari pipa yang di bawah tengah jalan.
"Dari pipa PAM itu ada yang disalurkan ke pemukiman warga. Airnya dua hari sekali jalan mulai jam 5.30 wita sampai 7.30 wita pagi. Tapi jalannya cepat bisa kami tampung, tak sampai sejam sudah penuh tampungannya," kata Edi warga Kelurahan Bitung Barat 2 Kecamatan Maesa Kota Bitung.
Pipa tersebut diketahui ukuran 16 inci, 2 inci dan 4 inci dengan panjang ribuan meter dengan jangkauan 1,6 kilometer.
Pemasangannya terinformasi usai tahun pandemi Covid 19.
(TribunManado.co.id/Crz)