TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Mari kita belajar! Simak nih, berikut ini kunci jawaban Biologi Kelas 12 Semester 2 Kurikulum Merdeka halaman 171 172 173, tentang Uji Kompetensi.
Kali ini kita akan membahas soal pada Bab 3 yang berjudul Evolusi pada kegiatan siswa Uji Kompetensi Bab 3 tentang soal pilihan ganda dan essai.
Kunci jawaban di bawah ini diharapkan bisa membantu siswa sebagai alternatif jawaban untuk menyelesaikan soal pada halaman 171 172 173 di buku siswa Biologi Kelas 12.
Berikut kunci jawaban dan pembahasan soal Biologi Kelas 12 Semester 2 Kurikulum Merdeka halaman 171 172 173 sesuai dengan buku siswa Biologi Kurikulum Merdeka edisi tahun 2022.
Baca juga: Kunci Jawaban Biologi Kelas 12 Semester 2 Kurikulum Merdeka Halaman 161, Aktivitas 3.20
(Update Kunci Jawaban)
Kunci Jawaban Biologi Kelas 12 Semester 2 Kurikulum Merdeka Halaman 171 172 173
Uji Kompetensi Bab 3
A. Pilihan Ganda
Pilihlah satu jawaban yang paling tepat dari soal-soal berikut ini.
1. Evolusi merupakan perubahan pada suatu individu yang disebabkan oleh lingkungan dan bersifat diturunkan. Pendapat tersebut merupakan gagasan dari ....
A. De Lamarck
B. C. Darwin
C. Lelly
D. Antoni
E. August. W
Jawaban: A
2. Populasi jerapah bersifat heterogen, ada yang berleher pendek dan ada yang berleher panjang.
Dalam kompetisi mendapatkan makanan, jerapah yang berleher panjanglah yang lestari, sedangkan jerapah berleher pendek lenyap secara perlahan-lahan.
Peristiwa tersebut mengingatkan teori evolusi yang dikemukakan oleh ….
A. Weismann
B. Gerabah
C. Charles Darwin
D. Lamarck
E. Gregor Johan Mendel
Jawaban: C
Baca juga: Kunci Jawaban Biologi Kelas 12 Semester 2 Kurikulum Merdeka Halaman 157, Aktivitas 3.19
3. Seorang sejarawan melakukan penelitian mengenai evolusi dan menemukan beberapa fakta yang terjadi di alam antara lain:
1) terdapat homologi organ
2) adanya variasi individu dalam satu keturunan
3) ditemukannya hewan yang sama pada tempat yang berbeda
4) semua spesies mempunyai potensi reproduksi yang tinggi
Fakta yang diperoleh dan dapat dijadikan sebagai dasar teori evolusi adalah…
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 2 dan 3
D. 2 dan 4
E. 3 dan 4
Jawaban: A
4. Alat-alat yang tersisa pada organisme dapat dianggap sebagai petunjuk adanya evolusi. Pada manusia yang bukan merupakan alat sisa, yaitu …
A. rambut pada dada
B. tulang telapak tangan
C. umbai cacing (usus buntu)
D. gigi taring yang runcing
E. otot-otot (penggerak) telinga
Jawaban: B
5. Pada suatu daerah dengan 10.000 penduduk terdapat 4 persen warga albino maka perbandingan jumlah orang yang berkulit homozigot dan normal heterozigot berturut-turut sebesar …
A. 6.400 dan 1.600
B. 6.400 dan 3.200
C. 3.200 dan 1.600
D. 3.200 dan 4.00
E. 1.600 dan 4.00
Jawaban: B
6. Suatu populasi burung terpisah menjadi dua populasi. Setelah ribuan tahun kedua populasi burung tersebut bersatu kembali, tetapi gagal melakukan perkawinan.
Berikut ini yang bukan penjelasan untuk hal tersebut adalah …
A. masa kawin kedua populasi tersebut berubah
B. populasi asal berevolusi menjadi dua spesies berbeda
C. tidak terjadi isolasi gamet
D. dua populasi tersebut menjadi terisolasi secara geografis
E. telah terjadi isolasi gamet
Jawaban: E
Baca juga: Kunci Jawaban Biologi Kelas 12 Semester 2 Kurikulum Merdeka Halaman 156, Aktivitas 3.18
7. Agust Weisman memotong ekor tikus jantan dan tikus betina, kemudian keduanya dikawinkan. Anak tikus keturunannya pun mengalami perlakuan yang sama sampai 50 generasi.
Pada generasi yang ke-50, ternyata tetap dihasilkan keturunan tikus yang berekor. Eksperimen ini bertentangan dengan mekanisme evolusi yang dicetuskan oleh ….
A. Lamarck, seleksi alam
B. Darwin, seleksi alam
C. Lamarck, adaptasi
D. Darwin, adaptasi
E. Aristoteles, generatio spontanea
Jawaban: C
8. Pengujian insektisida terhadap populasi nyamuk dewasa sangat efektif dalam pemutusan siklus hidupnya. Jumlah populasi nyamuk akan menurun secara drastis.
Namun setelah dua tahun kemudian, jumlah nyamuk kembali meningkat. Penyemprotan insektisida menjadi tidak efektif lagi.
Berdasarkan teori seleksi alam Darwin hasil observasi tersebut dapat terjadi karena sebagian populasi nyamuk ….
A. terisolasi dari pengaruh insektisida
B. berproduksi sebelum insektisida digunakan
C. mampu beradaptasi terhadap insektisida dan mampu menghasilkan keturunan
D. menjadi resisten terhadap insektisida, tetapi tidak mampu menghasilkan keturunan
E. merupakan hasil migrasi dari populasi daerah lain
Jawaban: C
9. Pada suatu daerah terdapat penduduk bertangan kidal resesif (kk) sebesar 9 % .
Penduduk bertangan normal memiliki genotip KK dan Kk. Apabila populasi penduduk di desa tersebut sebesar 20.000 jiwa maka jumlah penduduk bertangan normal homozigot sebanyak ….
A. 1.600 orang
B. 2.400 orang
C. 3.600 orang
D. 6.800 orang
E. 9.800 orang
Jawaban: E
10. Variasi yang terjadi dalam suatu keturunan terutama disebabkan oleh ….
A. mutasi gen dan rekombinasi gen
B. mutasi gen dan diferensiasi sel
C. seleksi alam
D. rekombinasi gen
E. diferensiasi sel
Jawaban: A
B. Esay
Jawablah pertanyaan berikut dengan benar.
1. Di dalam suatu populasi tidak terjadi mutasi, tidak ada seleksi alam, dan tidak terjadi perkawinan secara acak.
Berdasarkan hal tersebut, apakah berlaku hukum Hardy-Weinberg untuk populasi tersebut? Jelaskan!
Jawaban:
Ya. Jika dalam suatu populasi tidak terjadi mutasi, tidak terjadi seleksi alam, dan tidak ada perkawinan acak maka dalam populasi tersebut keseimbangan hukum Hardy Weinberg akan dapat dibuktikan.
Hal ini karena jika faktor-faktor di atas dapat dikontrol maka tidak akan terjadi perubahan frekuensi alel dalam sebuah gene pool.
2. Berikan penjelasan, apakah bencana alam dapat dijadikan sebagai salah satu penyebab mekanisme evolusi?
Jawaban:
Ya, bencana alam merupakan salah faktor yang dapat menimbulkan terjadinya mikroevolusi di dalam sebuah populasi.
Hal ini bisa terjadi karena peristiwa bencana alam dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan variasi tertentu dalam sebuah populasi secara acak.
Sifat spesies yang selamat dari peristiwa bencana alam inilah yang akan diwariskan secara terus-menerus sehingga membentuk populasi baru.
Jika hal ini berlangsung dalam kurun waktu yang sangat panjang maka variasi spesies yang lama tidak dapat lagi ditemukan dalam populasi yang baru.
3. Tunjukkan perbedaan evolusi yang dicetuskan Lamarck dan evolusi yang disampaikan Darwin!
Jawaban:
Evolusi jerapah berleher panjang oleh Lamarck: Lamarck menjelaskan bahwa mekanisme pada jerapah berleher panjang terletak pada konsep use and disuse.
Lamarck menekankan bahwa pada kehidupan sebelumnya semua jerapah berleher pendek, akan tetapi seiring waktu dan karena daun pepohonan yang semakin tinggi maka jerapah semakin sering menggunakan lehernya demi memperoleh bahan makanan untuk bertahan hidup.
Hal inilah yang menyebabkan jerapah menjadi berleher panjang dan sifat ini akan diwariskan.
Evolusi jerapah berleher panjang oleh Darwin: Darwin menekankan pada mekanisme adaptasi dan seleksi alam.
Darwin menjelaskan bahwa pada awalnya terdapat jerapah yang berleher pendek dan berleher panjang.
Seiring berjalannya waktu, dedaunan pepohonan semakin tinggi dan hanya jerapah berleher panjang yang mampu beradaptasi dan memperoleh makanan untuk bertahan hidup.
Hal ini menyebabkan jerapah berleher pendek menjadi punah sehingga sifat yang terus diwariskan hingga saat ini adalah jerapah berleher panjang.
4. Jelaskan argumenmu terhadap argumen yang menyatakan bahwa simpanse dan manusia memiliki perbedaan molekuler sekitar 1 % memperlihatkan hubungan kekerabatan yang sangat dekat!
Jawaban:
Persentase 1 % perbedaan materi genetik antara manusia dan simpanse memiliki makna yang membuat simpanse dan manusia tidak benar-benar sama 100 % .
Di dalam satu persen perbandingan materi genetik antara simpanse dan manusia tersebut mengandung kekhasan urutan basa nitrogen yang akan membentuk kodon dan memuat informasi asam amino yang khas dan hanya dimiliki oleh spesies manusia.
5. Persentase laki-laki buta warna di Indonesia sebesar 7 % . Anggota populasi laki-laki dengan wanita berjumlah sama dengan perbandingan 1 : 1.
Berapakah perbandingan wanita buta warna dan wanita carrier?
Jawaban:
Kasus pada soal merupakan penerapan hukum Hardy
Weinberg. Hukum Hardy Weinberg memiliki persamaan (p + q) 2 = p2 + 2pq + q2 dengan p2 adalah persentase individu homozigot dominan, 2pq adalah persentase individu heterozigot, dan q2 adalah persentase individu homozigot resesif.
Berdasarkan persamaan tersebut, maka: Laki-laki buta warna (XY) = 7 % = 0,07 (q)
Wanita carrier (XcbX) = 2 pq
Wanita buta warna (XcbXcb) = q2
Hukum Hardy-Weiberg
p + q = 1
p = 1 - q
p = 1 - 0,07 = 0,93 atau 93 % (normal)
Wanita carrier
2 pq = 2 x (0,93) (0,07)
= 0,130213,02 %
Wanita buta warna
q2 = (0,07) 2 = 0,0049 = 0,49 %
Demikian kunci jawaban Biologi Kelas 12 Semester 2 Kurikulum Merdeka halaman 171 172 173, kegiatan siswa Uji Kompetensi Bab 3 sesuai dengan Kurikulum Merdeka edisi tahun 2022.
Disclaimer
Kunci jawaban diatas bersifat alternatif jawaban sehingga para siswa bisa memberikan eksplorasi jawaban lain.
Kunci jawaban soal diatas bisa saja berbeda sesuai dengan pemahaman tenaga pengajar atau murid. (*)