Duduk Persoalan Desa Limbur Kotabaru Kalsel Sampai Sekarang Belum Terlaliri Listrik
Edi Nugroho August 05, 2026 11:50 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Duduk persoalan Desa Limbur Kotabaru Kalsel sampai sekarang belum terlaliri listrik.

Sejak disampaikan sejak awal 2025 lalu, upaya pemasangan jaringan listrik di Desa Limbur dan Desa Hulu Sampanahan kian menunjukkan progres yang mengesankan.

Di 2026 ini, listrik ditargetkan dapat dinikmati masyarakat di dua desa tersebut, setelah dibahas lebih jelas pada rakor antara Pemkab Kotabaru bersama Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) PLN Kalimantan Selatan di di Aula Bamega, Setda Kotabaru, Selasa (4/8/2026).

Pemerintah Kabupaten Kotabaru menggelar Rapat Koordinasi bersama PT PLN (Persero) Unit terkait Pengembangan dan Pemasangan Jaringan Listrik di Desa Limbur dan Desa Hulu Sampanah yang berlangsung di Aula Bamega, Setda Kotabaru, Sebelimbingan, pada Selasa (04/08/2026).

Baca juga: Sediakan Anggaran Miliaran Untuk Revitalisasi Sekolah di HSU, Bupati Beri Penghargaan Sekolah Sehat

Baca juga: Selipkan Kristal Terlarang dalam Helm, Residivis Dibekuk Satresnarkoba Polres HSU

Rakor ini merupakan langkah strategis Pemerintah Daerah untuk memperluas akses kelistrikan diwilayah terpencil sekaligus mempercepat pemerataan layanan listrik di Kotabaru.

Pada penyampaiannya, Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis mengatakan progres PLN untuk Desa Limbur dan Hulu Sampanah terus berjalan dengan harapan pelaksanaannya cepat berjalan.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk meminimalisir permasalahan di lapangan dengan prosesnya yang panjang, mulai dari pengangkutan material, pemasangan tiang, sampai pemasangan jaringan.

"Target, di tahun 2026 Desa Limbur dulu yang dikebut, baru kemudian dilanjut Desa Hulu Sampanah," ujarnya. 

Pada rakor ini, juga dibeberkan salah satu kendala utama di Desa Limbur adalah kondisi infrastruktur jalan. 

Oleh karena itu, juga diundang pihak Dinas PUPR dan Perkimtan agar bisa bersinergi mendukung program listrik ini agar bisa secepatnya dirasakan oleh masyarakat yang ada di Desa Limbur.

Sebelum pelaksanaan pemasangan jaringan, Dinas PUPR akan melakukan pengecekan dan pemeliharaan jalan terlebih dahulu agar material bisa masuk.

Ia juga meminta Kecamatan dan Kepala Desa ikut membantu sosialisasi ke warga terkait potensi penebangan pohon atau tanaman yang menghalangi jaringan.

Di kesempatan ini, Manager PLN UP2K Kalimantan Selatan, Winardi, menyampaikan program ini merupakan bagian dari program Listrik Desa Berkelanjutan (LISDES) Kabupaten Kotabaru. 

PLN berkomitmen untuk mendukung penuh target Pemkab Kotabaru dalam mewujudkan pemerataan listrik hingga ke pelosok.

"Listrik merupakan kebutuhan primer yang mendasar," tegasnya.

Sebelumnya, Sekdes Limbur, Mudir Munir, sejak 1983 desa terbentuk, listrik belum bisa dinikmati masyarakatnya yang terdiri sekitar 154 Kepala Keluarga (KK).

Hingga saat ini, kebanyakan warganya hanya mengandalkan genset dan tenaga surya untuk bisa memenuhi keperluan listrik sehari-hari. 

"Survei sudah beberapa kali, termasuk dari PLN semoga rencana tahun ini benar-benar terwujud listrik masuk kampung kami," ujarnya.

Menyambut itu, Mudir juga mengatakan masyarakat sepakat untuk menghibahkan sebagian tanah maupun pohon-pohon yang terkena pemasangan tiang listrik untuk ditebang dan digunakan semestinya.

Sebagai pemukiman yang di pelosok di pegunungan Meratus, pihakanya juga tak menampik kendala tersebut jadi faktor penghambat lambannya listrik masuk.

Selain listrik, jaringan telepon, internet, dan infrastruktur jalan juga saat ini masih sangat terbatas, meski sudah bisa disambangi dengan kendaraan roda empat. 

"Mobil bisa sampai ke desa, cuman yang double gardan atau sejenisnya saat cuaca panas," sebut Mudir.

Untuk mencapai Desa limbur juga tidak mudah, dengan jarak berkisar 35 km dari pusat Kecamatan Hampang, bisa memakan waktu sekira 2 jam perjalanan.

Selain Desa Limbur, ada tiga desa di kepulauan yang juga masih belum teraliri listrik di Kotabaru. Masing-masing Desa Labuan Barat, Teluk Sungai dan Maradapan.

Cara Ajukan Pasang Baru dan Tambah Daya Listrik di Aplikasi PLN Mobile

PT PLN (Persero) memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin melakukan pemasangan baru atau tambah daya listrik di rumah. Kini, cara pengajuan pasang baru dan tambah daya listrik bisa dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile.

PLN Mobile adalah aplikasi resmi yang diluncurkan PLN untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Sejak diluncurkan sejak akhir tahun 2020, aplikasi ini terus memberikan update fitur dan beragam layanan.

Beberapa fitur yang tersedia pada aplikasi PLN Mobile di antaranya, pembelian token listrik untuk layanan prabayar, pembayaran tagihan listrik untuk layanan pascabayar, cek penggunaan listrik, notifikasi padam, hingga pengaduan gangguan kelistrikan secara online. 

Selain itu, aplikasi PLN Mobile juga memungkinkan pengguna untuk mengajukan pasang baru dan tambah daya secara online. 

Dengan begitu, masyarakat yang ingin melakukan pemasangan baru maupun tambah daya listrik tidak perlu lagi repot datang ke kantor PLN terdekat. Karena kedua layanan tersebut bisa diakses melalui aplikasi PLN Mobile. 

Lantas, bagaimana cara mengajukan pasang baru dan tambah daya listrik di aplikasi PLN Mobile? 

Cara pasang listrik baru via aplikasi PLN Mobile

Berikut langkah-langkah atau cara mengajukan permohonan pasang baru listrik melalui aplikasi PLN Mobile:

    Buka aplikasi PLN Mobile
    Login menggunakan akun yang telah terdaftar
    Pilih menu “Pasang Baru”
    Pilih lokasi pemasangan, isi detail layanan, isi data SLO, pilih token (khusus prabayar) & isi data pelanggan
    Klik “Kirim Permohonan” dan segera lakukan pembayaran.
    Setelah melakukan pembayaran, petugas penyambungan dari PLN akan melakukan pemasangan kWh meter di rumah pemohon.
    Adapun untuk melakukan pengecekan status permohonan, pelanggan bisa mengikuti langkah-langkah berikut:
    Pilih menu “Profil”
    Klik Daftar Riwayat
    Pilih Permohonan, akan tampil list permohonan, pilih yang akan dilakukan pengecekan status
    Klik “Lihat”, dan akan muncul detail status permohonan.

Cara mengajukan pasang baru dan tambah daya listrik di aplikasi PLN Mobile.

Cara tambah daya listrik via aplikasi PLN Mobile

Sementara itu,  cara mengajukan permohonan tambah daya listrik melalui aplikasi PLN Mobile yakni sebagai berikut:

Anda dapat menunggu sekitar dua hari kerja, nantinya petugas akan menghubungi pelanggan untuk penjadwalan perubahan daya listrik.

Demikian informasi seputar cara mengajukan pasang baru dan tambah daya listrik di aplikasi PLN Mobile.
 (Banjarmasinpost.co.id/MuhammadTabri)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.