Washington (ANTARA) - Infeksi Siklosporiasis yang dapat menyebabkan diare "eksplosif" telah dilaporkan di 47 dari 50 negara bagian di Amerika Serikat, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit negara tersebut (CDC) kepada RIA Novosti, Rabu.

Pihaknya mengatakan wabah siklosporiasis terparah terjadi di Negara Bagian Michigan, Indiana, Ohio, dan Carolina Utara.

Pada 4 Agustus, The Washington Post melaporkan bahwa kasus siklosporiasis yang terkait dengan selada iceberg yang dikirim dari Meksiko telah tercatat di 15 negara bagian AS, menjadikan wabah 2026 sebagai yang terbesar sejauh ini.

Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Michigan pada Senin mengatakan dua orang meninggal akibat infeksi siklosporiasis di negara bagian tersebut. Siklosporiasis umumnya tidak mengancam jiwa dan dapat diobati dengan antibiotik.

Wabah siklosporiasis lebih sering terjadi pada musim semi dan musim panas. Patogen penyebab siklosporiasis menyebar melalui buah-buahan segar, sayuran, atau air yang terkontaminasi.

Siklosporiasis adalah penyakit gastrointestinal yang disebabkan parasit mikroskopis Cyclospora dan biasanya banyak terjadi di Amerika Serikat pada 1 Mei hingga 31 Agustus.

Pada 2026, jumlah kasus siklosporiasis di Amerika Serikat sudah empat kali lebih tinggi dibanding pada 2025.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti