TRIBUNJABAR.ID, GIANYAR - Menjelang laga krusial Final Piala Presiden 2026 antara Persib Bandung meladeni Persebaya Surabaya, Kamis (6/8/2026) malam, Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar memberikan imbauan penting bagi seluruh pendukung setia Pangeran Biru.
Umuh meminta para Bobotoh di Kota Bandung maupun seluruh wilayah Jawa Barat dapat menggelar acara nonton bareng (nobar) secara tertib dan kondusif.
Guna memastikan situasi keamanan tetap terjaga, Umuh mengaku telah berkoordinasi langsung dengan Kapolda Jawa Barat terkait pemetaan titik-titik lokasi nobar di kawasan Bandung dan sekitarnya.
"Saya mengucapkan terima kasih ke Bapak Kapolda atas partisipasinya dan untuk menjaga lembur. Tadi menanyakan cuma di titik mana saja. Perhatian Kapolda ini sangat baik," ujar Umuh saat dihubungi, Rabu (5/8/2026).
Umuh memahami bahwa kemenangan Persib sering kali disikapi dengan luapan kegembiraan spontan berupa konvoi atau pawai di jalan raya.
Baca juga: PREDIKSI Susunan Pemain Persib vs Persebaya Nanti Malam: Adu Tajam Barros-Menalo vs Malik-Mabella
Menurutnya, hal tersebut wajar terjadi asalkan tetap mengutamakan keselamatan dan aturan lalu lintas.
Ia menegaskan agar para pendukung tidak meluapkan kegembiraan secara berlebihan hingga mengganggu aktivitas pengguna jalan lain.
"Boleh-boleh saja pawai, tapi yang rapi dan jangan mengganggu di perjalanan, supaya semua smooth, semua senang. Saya percaya kepada para Bobotoh pasti akan mengikuti aturan dan tidak melakukan hal yang tidak terpuji," tegasnya.
Umuh juga mengingatkan bahwa Persib merupakan kebanggaan seluruh masyarakat Jawa Barat, sehingga ketertiban bersama harus dijaga secara kolektif.
"Saya mengimbau semua warga Jawa Barat, ya, bukan Bandung saja karena Persib ini milik Jawa Barat."
"Mohon kalau nanti nonton bareng, setelah itu ada pawai, mohon semuanya dalam keadaan tertib. Kita doakan Persib dengan doa yang kuat supaya bisa jadi juara," tambahnya.
Mengenai kondisi teknis tim jelang laga puncak di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Umuh tidak memungkiri bahwa jadwal kompetisi yang sangat padat membuat kondisi fisik para pemain Persib cukup terkuras usai menumbangkan Persija 2-1 di semifinal.
Namun, ia menegaskan bahwa faktor kelelahan bukanlah alasan untuk patah semangat, sebab tim lawan juga mengalami kendala yang sama.
"Semuanya juga capek, bukan Persib saja, jadi lawan ini juga kecapekan. Mesti jadi tidak ada alasan. Persib tetap optimistis besok mudah-mudahan jadi nomor satu dan bisa jadi juara," pungkas Umuh.(*)