BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN – Setelah beberapa hari tertahan di Jeddah, Arab Saudi, 36 dari 38 jemaah umrah asal Kalimantan Selatan yang sebelumnya mengalami kendala kepulangan dijadwalkan tiba di Jakarta pada Kamis (6/8/2026) sore.
Setelah tiba di Jakarta, mereka akan menginap satu malam sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kalimantan Selatan pada Jumat (7/8/2026).
Proses pemulangan tersebut difasilitasi Anggota DPR RI Dapil Kalsel, Bambang Heri Purnama yang kebetulan sedang berada di Arab Saudi.
Bambang menanggung biaya kepulangan 36 jemaah tersebut menggunakan dana pribadi.
Baca juga: Jemaah Umrah Asal Kalsel yang Sempat Tertahan di Jeddah Akhirnya Bisa Pulang Bersama ke Banua
Beberapa hari setelah kasus tersebut mencuat, Bambang menceritakan kondisi yang ia temui ketika mendatangi para jemaah di Jeddah.
Menurutnya, salah satu persoalan yang membuat jemaah tak kunjung pulang adalah tiket yang sebelumnya mereka miliki.
Tiket tersebut, kata dia, sebenarnya ada, tetapi saat hendak digunakan ternyata tidak dapat dipakai.
“Di Jeddah, sampai di sana nunggu semalam karena besoknya baru pesawat. Ternyata tiket untuk pulangnya itu tiket palsu,” ujar Bambang saat ditemui di kediamannya di Banjarmasin, Kamis (6/8/2026).
Ia kemudian meminta rekannya, Ustaz Samir, mencari tahu keberadaan rombongan tersebut. Setelah diketahui berada di Jeddah, Bambang mendatangi mereka.
Dari pertemuan tersebut, Bambang mendapat cerita bahwa persoalan jemaah sudah terjadi sejak berada di Madinah.
Kata dia, pihak travel hanya menanggung penginapan jemaah selama satu malam. Setelah itu, jemaah diminta pihak hotel untuk meninggalkan penginapan.
Setelah berpindah tempat, rombongan kemudian menuju Jeddah untuk menunggu kepulangan ke Indonesia. Di sana, mereka kembali harus mencari tempat tinggal sementara dengan menyewa vila.
Bambang menyebut kondisi tersebut membuat biaya yang dimiliki jemaah semakin terbatas. Saat bertemu rombongan, ia juga melihat sejumlah jemaah lanjut usia.
“Di situ banyak yang tua. Ada yang kakinya melepuh karena kemarin sangat panas di situ, sampai 44-45 derajat,” tuturnya.
Setelah mengetahui kondisi tersebut, Bambang memutuskan membantu proses kepulangan.
Dari 38 jemaah, 36 difasilitasi kepulangannya, sementara dua lainnya sudah lebih dulu pulang secara mandiri.
Bambang mengatakan pencarian tiket untuk 36 jemaah dilakukan agar mereka dapat berangkat bersama. Setelah mendapatkan penerbangan, transportasi dari Mekkah menuju Madinah juga disiapkan.
“Alhamdulillah sudah clear semua. Sampai makan dan apa semuanya untuk perjalanan, bagasi kita bantu,” katanya.
Ia berharap masalah yang dialami para jemaah dapat segera ditindaklanjuti pihak berwenang, termasuk terkait penyelenggara perjalanan ibadah umrah.
“Harus ditindak tegas. Kasihan warga negara Indonesia yang niatnya bagus, diundang Allah ke sana untuk ibadah. Ternyata tidak, padahal mereka sudah bayar,” katanya.
Baca juga: 38 Jemaah Umrah Asal Kalsel Akhirnya Pulang dari Arab Saudi, Tiket Difasilitasi Anggota DPR RI
Bambang juga mengingatkan masyarakat yang ingin menjalankan ibadah umrah agar memastikan travel yang dipilih, tiket pulang-pergi, serta akomodasi sebelum berangkat.
“Pastikan tiket pulang-pergi itu ada, terus hotelnya di mana. Jangan termakan bujuk rayu, tapi akhirnya susah nanti susah di sana,” pungkasnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki)