TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Refli Sakti Sanjaya terpilih sebagai Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulawesi Barat periode 2026-2030 dalam Pertemuan Daerah Lingkungan Hidup (PDLH) IV.
Keputusan tersebut diambil dalam forum tertinggi pengambilan keputusan WALHI Sulbar yang digelar di Pantai Wisata Malauwa, Kabupaten Mamuju, Rabu (5/8/2026) malam.
PDLH IV diikuti oleh 16 lembaga anggota WALHI Sulawesi Barat.
Baca juga: WALHI Sulbar Pertanyakan Transparansi Pemprov 43 Temuan Pelanggaran Pemanfaatan Ruang RTRW
Baca juga: WALHI Desak Polres Mamasa Jelaskan Dasar Hukum Penangkapan 2 Peserta Aksi Penolakan TPA Salurano
Selain memilih Direktur Eksekutif, forum tersebut juga menetapkan empat anggota Dewan Daerah (DD) WALHI Sulbar untuk masa bakti berikutnya.
Usai ditetapkan, Refli Sakti Sanjaya menyampaikan terima kasih kepada seluruh lembaga anggota WALHI Sulawesi Barat atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi selama empat tahun ke depan.
Ia menegaskan, mandat tersebut hanya dapat dijalankan dengan dukungan dan keterlibatan seluruh lembaga anggota karena WALHI merupakan organisasi berbasis forum.
"Mengingat WALHI Sulbar adalah organisasi forum, maka tentunya mandat PDLH IV WALHI Sulawesi Barat untuk empat tahun ke depan tidak akan bisa saya kerjakan secara maksimal tanpa ada dukungan dan keterlibatan penuh dari seluruh lembaga anggota," kata Sakti.
Menurutnya, kepengurusan baru akan memusatkan perhatian pada dua agenda utama, yakni penguatan kelembagaan organisasi serta advokasi dan pengorganisasian rakyat di tingkat akar rumput.
"Secara garis besar, WALHI Sulbar ke depan akan mengerjakan dua fokus, yaitu terkait kerja-kerja penguatan kelembagaan, dan kerja-kerja advokasi serta pengorganisasian rakyat di tapak untuk mewujudkan kedaulatan rakyat dan keadilan ekologis di Sulawesi Barat," ujarnya.
Sakti mengatakan, dua agenda tersebut akan menjadi pijakan kepengurusan dalam menjalankan program organisasi selama periode 2026-2030.
Visi kepengurusan baru, lanjut dia, adalah memperkuat organisasi dan wilayah kelola rakyat sebagai fondasi untuk mewujudkan keadilan ekologis di Sulawesi Barat.
"Visi kami adalah memperkuat organisasi dan wilayah kelola rakyat demi terwujudnya keadilan ekologis di Sulawesi Barat," kata Sakti. (*)