Beban Kerja Tinggi, DPRD SBT Soroti Nasib PPPK Paruh Waktu di Damkar
Mesya Marasabessy August 06, 2026 08:46 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), menyoroti beban kerja PPPK paruh waktu yang bertugas di Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan SBT, Kamis (6/8/2026).

Pasalnya PPPK paruh waktu yang bertugas pada instansi tersebut memiliki beban kerja tinggi, karena harus menangani berbagai kejadian kebakaran di wilayah SBT.

“Di Damkar itu juga ada P3K per waktu. Tetapi mereka punya beban kerja cukup sangat tinggi,” ujar Ketua Komisi I DPRD SBT, Abdul Aziz Yanlua. 

Ia mengatakan kondisi tersebut perlu menjadi pertimbangan pihaknya bersama pemerintah daerah dalam pembahasan APBD berikutnya.

“Karena itu akan kita bertimbang, kita hitung kembali di pembahasan APBD berikutnya supaya berimbang dengan kerja-kerja mereka siang dan malam,” tegasnya.

Baca juga: Data Pembayaran Gaji PPPK SBT Beda, DPRD Desak Pemkab Segera Perjelas

Baca juga: Wakapolresta Ambon Turun Angkat Pasir, Kebut Pembangunan Proyek Sumur Bor dan MCK

Abdul Aziz menilai beban kerja petugas Damkar perlu mendapat perhatian karena mereka menjadi salah satu unsur yang berada di garis depan ketika terjadi kebakaran.

Terlebih dengan kondisi anggaran yang relatif terbatas sehingga kemampuan operasional mereka dalam menjalankan tugas juga menjadi perhatian.

“Saya berterima kasih sungguh kepada salah satu mitra komisi saya, Damkar. Saya tahu benar, mereka punya anggaran tidak terlalu besar,” bebernya.

Lebih lanjut dijelaskan, sebagian anggaran Damkar yang dialokasikan pada 2025 bahkan digunakan untuk membayar gedung yang digunakan instansi tersebut.

“Sedikit dari anggaran yang kita alokasikan di tahun 2025 itu sebagian dipakai untuk bayar gedung yang mereka gunakan,” katanya.

Ia berharap kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan anggaran berikutnya agar kebutuhan operasional dan kesejahteraan petugas Damkar dapat diperhitungkan secara lebih proporsional.

“Supaya dia berimbang dengan kerja-kerja mereka siang dan malam,” tutupnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.