SURYA.CO.ID BALI - Persebaya Surabaya akhirnya menjuarai Piala Presiden 2026 usai menundukkan Persib Bandung melalui drama adu penalti 6-5. Duel sengit yang diwarnai kartu merah berakhir imbang 1-1 selama 120 menit sebelum Bajul Ijo memastikan gelar.
Persebaya Surabaya sukses mengakhiri penantian gelar Piala Presiden setelah mengalahkan Persib Bandung pada partai final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) malam.
Bajul Ijo memastikan kemenangan melalui adu penalti dengan skor 6-5 setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu.
Persebaya lebih dulu unggul melalui gol Ramadhan Sananta pada menit ke-20. Namun keunggulan tersebut hanya bertahan empat menit setelah Matricardi mencetak gol penyama kedudukan untuk Persib pada menit ke-24.
Baca juga: Hasil Skor Babak I Final Piala Presiden 2026 Persebaya vs Persib, Saling Balas Gol 1 - 1
Memasuki babak kedua, pelatih Persebaya langsung memasukkan Reza Arya menggantikan Ernando Ari di bawah mistar gawang.
Tempo pertandingan meningkat drastis. Kedua tim saling menekan, tetapi belum mampu menciptakan peluang berbahaya hingga memasuki menit ke-55.
Pada menit ke-65, Persebaya kembali melakukan perubahan dengan memasukkan Toni Firmansyah, Ricky Pratama, dan Yann Mabella menggantikan Rachmat Irianto, Malik Risaldi, serta Arief Catur.
Pergantian tersebut membuat Persebaya lebih mendominasi jalannya pertandingan.
Persib merespons dengan memasukkan Peralta dan Julio Cesar pada menit ke-70 untuk menambah daya gedor.
Baca juga: Susunan Pemain Persib Vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026, Siaran Langsung Malam Ini
Memasuki 15 menit akhir babak kedua, pertandingan berlangsung semakin terbuka. Persebaya nyaris mencetak gol kemenangan melalui tendangan Risto Mitrevski pada menit ke-84, tetapi bola hanya melenceng tipis di sisi kanan gawang Persib.
Hingga waktu normal berakhir, skor tetap 1-1 sehingga pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan waktu.
Pada extra time, tempo permainan menurun karena kondisi fisik kedua tim mulai terkuras. Meski begitu, Persebaya masih sempat mengancam melalui tendangan Jefferson Silva pada menit ke-108 yang berhasil diamankan Teja Paku Alam.
Persib kemudian harus bermain dengan 10 orang setelah Peralta menerima kartu merah pada menit ke-113 usai wasit Rio Permana meninjau tayangan VAR akibat pelanggaran keras terhadap Francisco Rivera.
Meski unggul jumlah pemain, Persebaya gagal memanfaatkan peluang hingga babak tambahan waktu berakhir dengan skor tetap 1-1.
Pemenang akhirnya ditentukan melalui babak adu penalti yang berlangsung menegangkan.
Kiper Persebaya, Reza Arya, tampil sebagai pahlawan setelah berhasil menggagalkan dua eksekutor Persib. Sementara kiper Persib hanya mampu menepis satu tendangan dari tujuh algojo Persebaya.
Drama adu penalti pun dimenangkan Persebaya dengan skor 6-5 sekaligus memastikan Bajul Ijo mengangkat trofi Piala Presiden 2026.
Gelar tersebut menjadi yang pertama bagi Persebaya sepanjang keikutsertaan mereka di ajang Piala Presiden. Sebelumnya, pencapaian terbaik Bajul Ijo adalah menjadi runner-up pada edisi 2019.